Breaking News:

Berita Pilkada Tuban

Ada Bagi-Bagi Rp 50.000 Jelang Pencoblosan, Bawaslu Tuban Desak Warga Melapor

Ketua Bawaslu Tuban, Sullamul Hadi mengatakan, bahwa sebenarnya pihaknya sudah memantau ketat

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Deddy Humana
surya/mochamad sudarsono
Kantor Bawaslu Tuban belum menerima laporan dari warga terkait dugaan money politics. 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Praktik money politics berupa bagi-bagi uang tetap saja terjadi meski model 'serangan fajar' seperti ini sudah diawasi Bawaslu Tuban.

Salah satunya pengakuan seorang warga, bahwa di masa tenang sekarang sudah ada pembagian uang Rp 50.000 per orang oleh tim dari salah satu pasangan calon (paslon).

Bagi-bagi uang itu dikabarkan terjadi di Kecamatan Jatirogo, seperti penjelasan salah satu penerima. "Sudah ada pembagian Rp 50.000 dari salah satu paslon," kata warga dari salah satu satu di kecamatan setempat, Senin (7/12/2020).

Hal yang sama terjadi di Kecamatan Semanding, di mana seorang warga menyatakan ada pembagian uang senilai Rp 25.000 per orang. "Sudah ada bagi-bagi, tetangga saya dapat. Sepertinya tidak merata," ucap warga yang tak mau disebut namanya itu.

Sementara merespons praktik bagi-bagi uang itu, Ketua Bawaslu Tuban, Sullamul Hadi mengatakan, bahwa sebenarnya pihaknya sudah memantau ketat. Tetapi pada praktiknya, fenomena bagi-bagi uang sseperti bau tetapi tidak berwujud.

"Kami sudah awasi ketat situasi dan kondisi jelang pencoblosan ini, namun selalu pulang dengan tangan kosong. Money politics ini seperti bau tidak ada wujudnya, masyarakat juga belum ada yang melapor," kata Hadi.

Menurutnya, fenomena maraknya money politics seperti hanya gertakan untuk mempengaruhi lawan. Masyarakat juga sudah diimbau untuk melapor, tetapi tidak ada laporan sampai sekarang.

Bahkan personel Pengawas Pemilihan Lapangan (PPL) sudah mendatangi lokasi bagi-bagi uang itu, tetapi tidak ada bukti. "Yang jelas jika ada bukti dan bukan hanya bau, maka akan kita langsung proses pidana," pungkasnya. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved