Sabtu, 25 April 2026

Berita Pilkada Gresik

Waspadai Money Politics di Masa Tenang, Bawaslu Gresik Juga Tertibkan APK

Bawaslu Gresik juga disibukkan pembersihan alat peraga kampanye (APK) yang masih terpasang di jalan-jalan protokol dan pelosok desa

Penulis: Sugiyono | Editor: Deddy Humana
surya/mochamad sugiyono
Petugas Bawaslu Kabupaten Gresik menertibkan APK yang masih terpasang di masa tenang, Minggu (6/12/2020). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Masa tenang usai kampanye Pilkada Gresik pada Minggu (6/12/2020) sampai Selasa (8/12/2020) memang pendek, tetapi sangat riskan pergerakan gelap untuk beredarnya money politics atau politik uang. Bawaslu Gresik pun harus bekerja ekstra keras, tidak hanya menggelar patroli ke kampung-kampung.

Bawaslu juga harus melibatkan seluruh jajaran Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk mencegah terjadi money politics. Karena praktik terlarang itu memang diindikasikan mempengaruhi calon pemilih sampai detik terakhir sebelum pencoblosan, 9 Desember nanti.

Ketua Bawaslu Gresik, Imron Rosyadi mengatakan, jajarannya bersama Panwaslu Kecamatan sampai TPS, akan dikerahlan untuk berpatroli di wilayahnya masing-masing. Patroli tersebut untuk memastikan masa tenang berjalan aman dan tidak ada money politics.

"Kami sudah serukan kepada jajaran Panwaslu Kecamatan sampai ke Pengawas Desa dan Pengawas TPS untuk gelar patroli di wilayahnya masing-masing," kata Imron.

Selain patroli, jajaran Bawaslu Gresik juga disibukkan pembersihan alat peraga kampanye (APK) yang masih terpasang di jalan-jalan protokol dan pelosok desa. Karena ternyata tim pemenangan setiap paslon masih malas mencabuti sendiri APK mereka.

"Patroli ini juga bisa mencegah terjadinya pergerakan kampanye dan atau adanya gerakan mempengaruhi pemilih untuk salah satu paslon," imbuhnya.

Selama pandemi Covid-19, Bawaslu Gresik terus mengingatkan jajarannya untuk selalu menerapkan protokol kesehatan. "Selama masa tenang ini, jajaran Bawaslu kami sarankan tetap selalu menerapkan tiga M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak," katanya.

Seperti diketahui, dalam Pilkada 2020 ini, KPU Gresik telah menetapkan pemilih tetap (DPT) 918.192 orang, dengan rincian pemilih perempuan 461.990 orang dan laki-laki 456.202 orang. Pemilih tersebut berada di 2,267 TPS yang tersebar di 356 Desa/Kelurahan. ****

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved