Breaking News:

Pilwali Surabaya 2020

Respon Dua Pengamat Soal Machfud Arifin-Mujiaman Saat Debat Publik Pilwali Surabaya 2020

Dua Pengamat Politik memberi penilaian terhadap pasangan calon Machfud Arifin-Mujiaman yang dinilai memberi solusi berbagai persoalan di Kota Surabaya

Istimewa
Paslon nomor urut 2, Mahfud Arifin-Mujiaman saat debat publik ketiga Pilwali Surabaya 2020, Sabtu (5/12/2020). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Dua Pengamat Politik Kota Surabaya memberi penilaian terhadap pasangan calon Machfud Arifin-Mujiaman yang dinilai memberi solusi untuk berbagai persoalan yang ada di Kota Surabaya ketika debat berlangsung, Sabtu (5/12/2020).

Di persoalan tersebut, Machfud Arifin dan Mujiaman berkomitmen untuk menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat. Penyediaan lapangan kerja ini dapat dilakukan dengan menghidupkan kembali Pasar Turi dan Tunjungan.

Demikian juga mempermudah birokrasi agar investasi dapat mengalir masuk ke Kota Surabaya. Selain investasi, perizinan usaha juga akan dipermudah agar banyak usaha baru bermunculan untuk menawarkan lapangan kerja kepada masyarakat.

"Pak Machfud Arifin dan Pak Mujiaman memiliki solusi yang dapat diimplementasikan, seperti untuk mengatasi persoalan kemiskinan dan lapangan kerja. Pemimpin seperti ini yang diharapkan oleh masyarakat Kota Surabaya," ujar salah satu Pengamat Politik Kota Surabaya, Dr H Mujahid Ansori.

Tak jauh berbeda, pengamat lainnya, Prof Kacung Marijan juga mengatakan, jika paslon Machfud Arifin-Mujiaman juga memberi solusi untuk mengatasi berbagai persoalan warga Kota Surabaya. Persoalan ini juga mencakup perkembangan paham radikalisme yang menjadi salah satu isu di dalam debat tersebut.

"Pasangan Pak Machfud Arifin dan Pak Mujiaman mengatakan jika kerja sama dengan aparat pemerintahan dan pemerataan ekonomi adalah penting untuk mencegah radikalisme. Ini adalah solusi yang nyata, ekonomi juga merupakan salah satu faktor utama paham radikal dapat berkembang dan pasangan ini melihat itu," terang Guru Besar Ilmu Politik Universitas Airlangga (Unair) tersebut. (*)

Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved