Breaking News:

Berita Sampang

Pengembangan Wisata Pulau Mandangin Kandas, Dana Miliaran Malah Dialokasikan untuk Kolam Pancing

Rencananya, pembentukan wisata baru berlokasi di Desa Taddan, Kecamatan Camplong, tepatnya di dekat Kampus Poltera.

Editor: Deddy Humana
istimewa
Kondisi banyaknya perahu milik para nelayan yang terparkir di Pelabuhan Pulau Mandangin, Sampang. 

SURYA.CO.ID, SAMPANG - Pengembangan destinasi wisata di Pulau Mandangin Kecamatan/Kabupaten Sampang, terkendala oleh lahan. Pasalnya lahan yang direncanakan oleh Pemkab Sampang untuk pembangunan sejumlah fasilitas wisata di sana ternyata adalah milik perusahaan migas Husky-CNOOC Madura Limited (HCML).

Beberapa fasilitas yang berencana dibangun di Pulau Mandangin itu di antaranya wisata religi Ragapadmi dan Bangsacara, wisata pasir putih, dan wisata diving serta snorkling.

Sehingga sebagian dari bantuan pemerintah pusat sebesar Rp 40 miliar, akhirnya harus dialokasikan untuk pembangunan destinasi wisata lain.

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang, Imam Sanusi mengatakan, sejak awal lahan milik HCMLdi Pulau Mandangin itu dipergunakan untuk pengembangan sektor pendidikan dan kesehatan.

Sehingga, saat ini anggaran Rp 40 miliar harus direvisi dan diajukan kembali ke pemerintah pusat. "Jadi anggaran itu akan di bagi dua dengan pembentukan wisata lain. Dan saat ini masih proses pengajuan ke pemerintah pusat" ujar Sanusi kepada TribunMadura.com, Minggu (6/12/2020).

Rencananya, pembentukan wisata baru itu berlokasi di Desa Taddan, Kecamatan Camplong, tepatnya di dekat Kampus Poltera. "Rencana pembangunan tempat wisata lain itu di antaranya adalah pembangunan rumah makan, kolam pancing, dan sebagainya," terangnya.

Ditambahkan, untuk pembangunan tempat baru di luar Mandangin nanti, pemkab harus menunggu dana tersebut turun. Namun diharapkan tahun ini sudah ada keputusan dari pemerintah pusat.

"Tentunya kita menunggu anggarannya, kalau sudah cair maka tahun depan bisa segera dilakukan perencanaan pembangunan," pungkasnya. HANGGARA PRATAMA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved