Minggu, 19 April 2026

Berita Gresik

Rel Kereta Api di Stasiun Indro Kabupaten Gresik akan Diaktifkan Kembali untuk Angkutan Barang

Rel kereta api dari Stasiun Indro, Kecamatan Gresik itu, rencananya akan digunakan sebagai angkutan barang.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa
Lokomotif kereta api melakukan aktivasi rel di Kelurahan Indro Kabupaten Gresik 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Lokomotif kereta api terlihat melintas di jalur yang telah lama tidak digunakan di Kelurahan Indro, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto mengatakan, ada rencana aktivasi rel kereta api di Kabupaten Gresik.

Rel kereta api dari Stasiun Indro, Kecamatan Gresik itu, rencananya akan digunakan sebagai angkutan barang.

"Untuk progres rencana pengaktifannya sudah mulai direncanakan. Untuk saat ini, rencana awal baru untuk angkutan barang," ucap Suprapto, Jumat (4/12/2020).

Pihaknya masih belum bisa menjelaskan secara gamblang, apakah selain mengangkut barang, kereta api yang akan melintas di stasiun Indro juga akan mengangkut penumpang.

"Nanti kalau sudah valid akan saya infokan lagi, mohon menunggu ya, saat ini datanya masih perencanaan," tambahnya.

Sebelumnya, Pemkab Gresik telah membuat master plan untuk jalur kereta itu.

Sayagnya, jadwal kapan akan diaktifkan itu belum diketahui.

Jika perlintasan kereta itu untuk transportasi barang, karena di daerah pesisir memang banyak dipadati industri.

Dengan adanya kereta barang, pengiriman logistik bisa jadi lebih efektif.

Kepala Dinas Perhubungan Gresik, Nanang Setiawan disinggung mengenai hal itu menyebut pihaknya baru selesai memetakan kebutuhan.

Untuk pelaksanaannya masih terkendala pembebasan lahan. Sebab, wilayah yang dilalui perlintasan itu sudah padat penduduk.

Pihaknya sebagai fasilitator juga sudah melakukan sosialisasi kepada warga setempat terkait pembebasan lahan.

“Kami hanya fasilitator pelaksana. Proyek reaktifasi perlintasan itu sepenuhnya menjadi milik PT KAI. Kami hanya membantu. Pembebasan lahan juga dari pusat,” katanya.

Sekadar informasi, sejak awal Dinas Perhubungan Pemkab Gresik merencanakan membuka jalur sejauh 4,5 kilometer. Angka itu belum pasti.

Sebab awalnya jalur yang akan dibuka mulai dari Teluk Lamong hingga menuju ke Stasiun Indro.

Bahkan nantinya jalur itu akan melintasi pesisir.

Rutenya, dari Stasiun Indro ke utara menuju pelabuhan kemudian ke barat sampai ke JIIPE.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved