Breaking News:

Kuliner

Pecel Gedhang, Kudapan Khas Asal Kabupaten Banyuwangi, Rasanya Manis Berbalur Parutan Kelapa

Pecel Gedhang bercita rasa manis, berbahan dasar pisang, parutan kelapa dan gula aren.

tribun jatim/nurika anisa
Pecel gedhang kuliner khas Banyuwangi, kudapan bercita rasa manis 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Nama kuliner pecel kerap kali diidentikan dengan bumbu kacang yang dihidangkan bersama sayuran, lauk, nasi putih dan rempeyek.

Berbeda dari biasanya, nama kuliner pecel di Banyuwangi disajikan dengan ayam maupun pisang.

Ada pecel pithik dan ada pecel gedhang. Keduanya merupakan kuliner tradisional Banyuwangi.

Pecel Gedhang bercita rasa manis, berbahan dasar pisang, parutan kelapa dan gula aren.

Pisang bakar yang lembut dipadu dengan parutan kelapa dan sisiran gula aren menambah rasa pas dan nikmat.

"Ada pecel pitik itu kuliner ritual, sakral. Ada pecel pisang, ini jajanan. Pisang yang tidak terlalu matang, dibakar, dipenyet, ditaburi parutan kelapa dan sisiran gula aren," kata Owner Warung Watu Semar Choliqul Ridho, beberapa waktu lalu.

Ridho mengatakan, dahulu kuliner ini menjadi bekal para masyarakat Suku Osing saat berangkat ke sawah.

"Kuliner jaman dahulu, ke sawah bawa pecel gedhang. Sekarang kami kenalkan kembali. Harganya juga cukup terjangkau mulai Rp 15 ribu," ujarnya.

Kenikmatan kudapan pecel gedhang kini mulai dikenalkan kepada wisatawan, satu diantaranya di Warung Watu Semar.

Sebuah warung makan bernuansa khas pedesaan di lereng Gunung Ijen ini juga menyajikan kuliner khas Banyuwangi lainnya, yaitu ayam uyah asem dilengkapi daun wadung.

Pengunjung bisa menyantap aneka kuliner khas Banyuwangi dengan menikmati kesenian Suku Osing dan pemandangan alam nan asri.

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved