Breaking News:

Pilkada 2020

Hari Terakhir Kampanye, Mas Ipin Dialog Bersama Warga Pesisir Watulimo Kabupaten Trenggalek

Calon Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin memilih untuk berdialog dengan warga pesisir di Kecamatan Watulimo.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/aflahul abidin
Calon Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bertemu dengan warga Kecamatan Watulimo pada hari terakhir kampanye, Sabtu (5/12/2020). 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK - Hari terakhir kampanye, Sabtu (5/12/2020), Calon Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin memilih untuk berdialog dengan warga pesisir di Kecamatan Watulimo.

Sedari pagi hingga siang, Mas Ipin berkeliling ke beberapa desa, bertemu dengan tokoh masyarakat dan warga, serta membahas permasalahan yang perlu penyelesaian ke depan.

“Ibaratnya saya tidak berkampanye ke sini. Sekadar silaturahmi untuk belanja masalah, mendengar keluhan-keluhan masyarakat. Juga menyampaikan program prioritas,” tutur pria yang akrab disapa Mas Ipin itu, usai bertemu warga Desa Prigi.

Selain Prigi, di hari itu Mas Ipin juga bertemu dengan warga Desa Tasikmadu dan Karanggandu.

Menurut Mas Ipin, daerah pesisir Watulimo memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan ke depan.

Pembangunan bandara di Kediri, rencana tol ruas Kediri-Tulungagung, Jalur Lintas Selatan (JLS), dan keberadaan pelabuhan niaga menjadi pendorong utama.

Dalam dialog itu, Mas Ipin mengajak seluruh warga yang hadir untuk menyambut pengembangan Watulimo. Caranya, dengan menyiapkan diri dan lingkungan.

Ia mengajak warga untuk menata titik-titik yang masih kurang bersih. Pemkab ke depan, kata dia, untuk membantu dari sisi infrasktur.

“Di titik-titik kawasan pesisir yang kami identifikasi kurang sehat karena drainase belum berjalan bagus, misalnya, nanti pemkab akan membereskan. Juga normalisasi sungai, dan sebagainya,” ucapnya.

Jika lingkungan telah tertata, calon bupati nomor urut 2 itu mengajak warga untuk menyiapkan diri menyambut perputaran ekonomi di Trenggalek. Terutama dari sisi pariwisata.

Warga diharapkan dapat menangkap peluang-peluang yang bias menghasilkan pundi rupiah, seperti membuat usaha jasa wisata, penjual cindera mata, atau menyiapkan rumah singgah bagi calon wisatawan.

“Di sini termasuk kawasan penting. Kami juga tadi membicarakan agar bagaimana wisata dan perikanan oleh para nelayan bisa sama-sama jalan. Nanti kami yang fasilitasi,” ujar Mas Ipin.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved