Breaking News:

Berita Gresik

Ringankan Beban Warga, Program Khitan Gratis Petrokimia Gresik Menuai Apresiasi

program khitanan ini membantu masyarakat sekitar perusahaan. Mengingat banyak perekonomian masyarakat sekitar yang terdampak Covid-19

surya/mochamad sugiyono
Kegiatan khitan gratis tahunan yang diadakan Petrokimia Gresik dalam program 'Petrokimia Gresik Peduli dan Berbagi', Kamis (3/12/2020). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Petrokimia Gresik, bekerja sama dengan Rumah Sakit Grha Husada menggelar 'Khitan gratis adaptasi kebiasaan baru (AKB) 2020'. Kegiatan tersebut diikuti 23 anak warga sekitar perusahaan. Kegiatan itu tetap menjalankan protokol kesehatan, Jumat (3/12/2020).

Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik, Yusuf Wibisono mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari program 'Petrokimia Gresik Peduli dan Berbagi'. Dalam kegiatan tersebut, Petrokimia Gresik berkomitmen untuk tetap hadir dan berkontribusi bagi masyarakat sekitar di tengah pandemi covid-19.

“Kami berharap program ini dapat meringankan beban masyarakat di tengah pandemi, sehingga keberadaan Petrokimia Gresik benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar perusahaan,” kata Yusuf.

Lebih lanjut Yusuf menegaskan, pelaksanaan khitan gratis tahun ini jauh berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Di mana pendaftaran peserta dan penyampaian informasi dilakukan secara online melalui aplikasi messaging.

Selanjutnya, pelaksanaan khitan tidak lagi massal tetapi dilakukan secara terpisah dengan memperhatikan protokol pencegahan penularan Covid-19. “Melalui program ini, kami ingin mengajak masyarakat agar selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk memperkecil resiko penularan Covid-19,” imbuhnya.

Lebih lanjut Yusuf mengungkapkan bahwa untuk dapat mengikuti program ini, peserta harus melewati pemeriksaan kesehatan awal, berupa cek suhu tubuh dan rapid test antibodi terlebih dahulu.

“Hanya peserta dengan hasil non-reaktif yang dapat dikhitan. Sedangkan peserta dengan hasil reaktif diarahkan menuju Puskesmas terdekat demi mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

Ruang tindakan pun dipersiapkan dengan jendela terbuka. Hal ini untuk mempermudah sirkulasi udara dan memperkecil potensi penyebaran aerosol atau partikel di udara. Selain itu, ruangan secara rutin dibersihkan dan disemprot dsinfeksi secara berkala setiap khitan selesai dilaksanakan.

Melalui program ini setiap peserta mendapatkan paket sunat lengkap mulai dari proses khitan, pengobatan, kontrol, sarung dan uang saku. “Sehingga bantuan yang kami berikan tidak parsial, namun komprehensif mulai dari tindakan khitan sampai tahap pengobatan dan kontrol,” imbuhnya.

Sementara Kepala Seksi (Kasi) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kelurahan Ngipik, Yonno Parnianto Utomo menilai program khitanan ini sangat membantu masyarakat sekitar perusahaan. Mengingat cukup banyak perekonomian masyarakat sekitar yang terdampak wabah Covid-19.

Lebih lanjut Yono mengungkapkan, ada tiga anak dari Kelurahan Ngipik yang mengikuti program khitan gratis Petrokimia Gresik ini. Dua di antaranya adalah si kembar Muhammad Rafi dan Muhammad Radhi yang berusia 6 tahun.

Diungkapkan Yono, program ini sangat meringankan beban keluarga si kembar, karena keduanya adalah anak yatim sejak ayahnya meninggal setahun lalu. "Alhamdulillah ada program khitanan ini sehingga dapat meringankan beban ibundanya, apalagi di tengah pandemi sekarang," ungkapnya. ***

Penulis: Sugiyono
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved