Breaking News:

Pilkada 2020

Penyortiran dan Pelipatan Surat Suara Pilbup Ponorogo 2020 Usai, Ada 4.722 Lembar yang Rusak

Penyortiran dan pelipatan tersebut dilakukan selama 4 hari mulai tanggal 25 sampai 28 November 2020.

tribun jatim/sofyan arif
Pelipatan dan penyortiran surat suara untuk Pilbup Ponorogo 2020 

SURYA.CO.ID, PONOROGO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ponorogo telah menyelesaikan penyortiran dan pelipatan surat suara untuk gelaran Pilkup Ponorogo 2020.

Ketua KPU Ponorogo Munajat mengatakan, penyortiran dan pelipatan tersebut dilakukan selama 4 hari mulai tanggal 25 sampai 28 November 2020.

"Dari penyortiran tersebut total surat suara yang rusak berjumlah 4.722 surat suara. Mayoritas karena tinta yang tembus sampai kertas belakang dan foto Paslon yang tidak jernih serta ada flek atau noda," jelas Munajat, Selasa (1/12/2020).

Selanjutnya, surat suara yang rusak tersebut akan dimusnahkan dengan cara dibakar.

Munajat memastikan, walaupun ada 4.722 surat suara yang rusak, sisa surat suara yang ada masih cukup untuk memenuhi kebutuhan surat suara untuk Pilkada Ponorogo 2020.

"Karena saat mencetak surat suara kemarin kita punya cadangan 2,5 persen dari jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap)," ucap Munajat.

DPT Pilkada Ponorogo sendiri berjumlah 759.045, sedangkan KPU Ponorogo telah mencetak 781 ribu surat suara.

"Jadi yang rusak ini cuma 0,6 persen," terangnya.

Usai dilakukan pelipatan saat ini KPU Ponorogo sedang melakukan proses packing surat suara.

Setelah packing selesai, surat suara akan didistribusikan ke tingkat kecamatan pada 6 dan 7 Desember nanti.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved