Breaking News:

Pilkada 2020

Pilbup Mojokerto 2020, KPU Temukan 603 Kertas Suara Rusak saat Penyortiran dan Pelipatan

Seluruh surat suara itu disimpan dalam kemasan 424 kotak yang masing-masing setiap kardus berisi 2000 lembar.

surya.co.id/mohammad romadoni
Penyortiran dan pelipatan kertas suara untuk Pilbup Mojokerto 2020 di Gor Dinas Pendidikan Jalan Basoeni, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Minggu (29/11/2020). 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mojokerto menemukan sebanyak 603 lembar surat suara rusak saat penyortiran dan pelipatan di Gor Dinas Pendidikan Jalan Basoeni, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Minggu (29/11/2020).

Kerusakan kertas suara suara yang digunakan di Pilbup Mojokerto 2020 tersebut mulai dari tulisan huruf buram dan percikan tinta percetakan yang membekas sehingga tidak layak pakai.

Kemungkinan kerusakan kertas suara berpotensi akan bertambah lantaran saat ini tahap II masih dilakukan proses penyortiran dan pelipatan yang rencananya estimasi membutuhkan waktu selama empat hari.

Seluruh surat suara itu disimpan dalam kemasan 424 kotak yang masing-masing setiap kardus berisi 2000 lembar.

Adapun jumlah total surat suara di Pilbup Mojokerto 2020 yaitu sebanyak 846.617 lembar.

"Pelipatan surat suara hari kedua ada 58 kotak berisikan surat suara sebanyak 116.000 lembar dan dilakukan penyortiran ada 603 surat suara rusak," ungkap Ketua KPU Mojokerto, Muslim Bukhori, Minggu (29/11/2020).

Muslim menyebut adapun kriteria surat suara yang tergolong rusak atau cacat itu meliputi potongan kertas tidak simetris, huruf dan warna buram, printing tembus belakang kertas dan percikan tinta yang mengenai foto salah satu Paslon.

"Kami sudah memberikan arahan untuk petugas penyortiran dan pelipatan kertas suara agar teliti, sehingga tidak ada yang lolos," terangnya.

Menurut dia, kertas suara yang rusak akan dikumpulkan dan disimpan oleh petugas KPU di kotak khusus sebelum nantinya akan dimusnahkan pada Selasa, 1 Desember 2020 pekan depan.

"Kita akan musnahkan surat suara yang rusak sesuai berita acara penyortiran bersama Bawaslu dan instansi terkait usai pelipatan rampung," jelasnya.

Mashudi (45) petugas sortir dan pelipatan surat suara menambahkan paling banyak kertas suara cacat yakni pada printing tinta yang tembus dalam satu bendel kertas suara tersebut. Satu bendel plastik berisi 80 lembar kertas suara.

Kegiatan penyortiran dan pelipatan kertas suara dimulai pukul 08.00 Wib sampai pukul 16.00 Wib.

"Ada satu plastik surat suara yang rusak terkena tinta tembus sampai bawah kalau yang tidak simetris dan kepotong cuma sekitar tiga lembar," pungkasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved