Breaking News:

Lifestyle

Pusat Kebugaran di Surabaya Tetap Buka di Masa Pandemi Covid-19, Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Sejumlah pusat kebugaran di Kota Suarabay juga sudah buka kembali. Tentunya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

foto:Atlas Sport Club
Atlas Sport Club tetap buka di saat pandemi dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. 

SURYA.co.id | SURABAYA -  Sejumlah pusat kebugaran di Kota Suarabay juga sudah buka kembali. Tentunya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Di Atlas Sport Club misalnya, pada awal pandemi melanda Atlas tutup total selama tiga bulan. “Jadi pada awal pandemi  covid-19 , kami tutup total selama 3 bulan pada Bulan Maret hingga Juni,” kata Indah Setya personal trainer Atlas, Jumat (27/11/2020).

Setelah masuk bulan Juli kami mulai buka kembali, namundengan protokol kesehatan yang ketat. Seluruh kayawan dan trainer serta member wajib untuk melakukan rapit test terlebih dahulu.

“Seluruhnya dari karyawan, trainer hingga member yang akan latiha waktu itu harus rapit test dulu,” kata Indah Setya,

Pemeriksaan kesehatan dilakukan sejak di pintu masuk. Selanjutya di tempat gym, personal trainer dengan personal member wajin untuk menjaga jarak . Mereka juga tidak boleh melatih lebih dari 2 orang.

“Pastikan sehat dan wajib pakai masker atau face shield,” lanjut Indah.

Di area untuk senam yang biasanya dipadati dengan member, pada masa pandemi ini area ini juga dibatasi serta sudah disiapkan tempat khusus berupa garis kotak agar tetap bisa jaga jarak dengan member lainnya.

“Di area senam ini biasanya bisa sampai  penuh kali ini dibatasi 30 persen dari jumlah kapasitas area tersebut,” tukasnya.

Agar lebih nyaman, juga siaga tim cleaning untuk melakukan pembersihan dan sterilisasi alat alat dari droplet. “Selesai dipakai alat langsung disterilisasi, begitu seterusnya alat yang hendak digunakan lebih dulu akan disterilisasi,” urai nya.

Sampai sekarang sebenarnya masih sepi dibandinkan sebelum pandemi jumlah member sekitar 600 , namun yang kembali berolahraga di Atlas saat ini masih 30 persen.

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved