Breaking News:

Berita Surabaya

TPA Benowo Surabaya Akan Disulap Menjadi Kawasan Hijau, Lengkap dengan Taman dan Jogging Track

Penanaman sudah mulai dilakukan di sisi timur TPA Benowo. Tepatnya, di sepanjang jalan akses anyar menuju Stadion Gelora Bung Tomo.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Cak Sur
Istimewa/Pemkot Surabaya
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat memimpin penanaman di sekitar TPA Benowo, Jumat (27/11/2020). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pemkot Surabaya bakal menyulap kawasan sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo menjadi kawasan hijau, lengkap dengan taman yang indah. Saat ini, Pemkot terus menanam pohon untuk buffer zone disekitar TPA.

Plt Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Surabaya, Anna Fajriatin mengatakan, untuk penanaman pohon sudah dilakukan sejak beberapa bulan yang lalu.

"Sampai saat ini sudah sekitar 300 pohon, penanaman ini akan terus kami lanjutkan hingga tuntas," kata Anna, Jumat (27/11/2020).

Saat ini, penanaman sudah mulai dilakukan di sisi timur TPA Benowo. Tepatnya, di sepanjang jalan akses anyar menuju Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

Sepanjang jalan itu bakal ditanami Pohon Ketapang Kencana dan beberapa pohon lainnya. Sementara untuk yang disekitar TPA, Pemkot Surabaya bakal menanam pohon pelindung.

Anna menyebut, tujuannya memang untuk menutupi tumpukan sampah di TPA Benowo. Apalagi, stadion kebanggaan warga kota itu tengah bersiap menghelat Piala Dunia U-20 2021 mendatang.

"Pada saat Piala Dunia U-20, tumpukan sampah itu sudah tertutup oleh pohon-pohon," tambah Anna.

Tak hanya itu, nantinya di sana juga bakal ada taman yang penuh bunga serta lengkap dengan jogging track.

"Sehingga warga juga bisa sepedaan di sini,” ungkap mantan Camat Gunung Anyar itu.

Untuk merampungkan penanaman di tempat tersebut, Anna mengatakan, bakal ada tim khusus yang saban hari tugasnya merawat pohon dan tanaman di sana.

Penanaman pohon di area yang tak jauh dari Stadion GBT itu juga menjadi perhatian Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Sejak pagi, Risma turun sendiri bersama jajarannya saat menanam pohon di sana.

Risma meminta DKRTH agar menanam tanaman pelindung semacam Trembesi, Flamboyan, Palem Jepang dan Palem Perak.

Pohon tersebut dapat menjulang hingga 2,5 meter. Tujuannya untuk menutupi pemandangan tumpukan sampah di TPA Benowo itu.

"Nanti tumpukan sampah itu ditutupi membran hitam, sehingga tidak terlihat sampahnya. Pohon-pohon pelindungnya ditanam di pinggirnya, sehingga sampahnya benar-benar tidak kelihatan,” ungkap Wali Kota dua periode itu.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved