Breaking News:

Berita Nganjuk

Kasus Covid-19 dan Operasi Yustisi di Nganjuk Saling Kejar, Petugas Geruduk Pasar Tradisional

Operasi yustisi digelar setelah sekarang banyak warga yang tidak memakai masker saat keluar rumah.

istimewa
Tim Satgas Penanganan Covid-19 dari Polsek Jatikalen Polres Nganjuk menggelar operasi yustisi penertiban Prokes di Pasar Tradisional Desa/Kecamatan Jatikalen. 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Kecepatan penambahan kasus positif Covid-19 seperti deret ukur yang sulit diprediksi, sedangkan upaya penegakkan disiplin lewat operasi yustisi masih terkendala ketidakacuhan warga. Satgas Covid-19 dari jajaran kepolisian di Nganjuk pun harus berkejaran dengan para pelanggar di tempat-tempat umum.

Operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes) pencegahan covid-19 di Nganjuk terus diintensifkan, Jumat (27/11/2020). Jajaran Polsek Jatikalen disebar ke banyak titik bersama jajaran TNI dan Satpol PP untuk menindak para pelanggar prokes.

Sedangkan jajaran Polsek Ngluyu menggeruduk pasar tradisional yang kerap terjadi pelanggaran prokes, di mana pedagang dan pengunjung abai memakai masker.

"Operasi yustisi digelar setelah sekarang warga masih banyak yang tidak memakai masker saat keluar rumah. Bahkan banyak yang beranggapan Covid-19 sekarang ini sudah tidak ada," kata Kapolsek Jatikalen, Iptu Pariman.

"Makanya kami terus mengintensifkan operasi yustisi dan sosialisasi serta edukasi agar warga tidak terlena dengan penyebaran Covid-19 yang belum selesai ini," imbuh Pariman.

Dijelaskan Pariman, tim Satgas covid-19 jajaran Polsek Jatikalen bersama TNI dan Satpol PP Jatikalen terus bergerak ke sejumlah titik lokasi yang disinyalir terjadinya potensi pelanggaran prokes.

Warga yang terjaring operasi yustisi langsung mendapat peringatan lisan dan tertulis tidak mengulangi pelanggaran prokes. Di samping itu, sanksi terhadap pelanggar juga diberikan dengan push-up dan sebagainya.

Sedangkan operasi yustisi oleh tim Satgas Covid-19 Polsek Ngluyu menyasar pasar tradisional Desa/Kecamatan Ngluyu. Kanit Binmas Polsek Ngluyu, Ipda Heru Prayitno mengatakan, tim melakukan pengecekan satu persatu pedagang pasar.

Hal itu untuk mengetahui apakah pedagang selalu mematuhi prokes dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak atau belum. "Tim langsung memberikan sanksi pada pedagang yang diketahui melanggar prokes dengan peringatan lisan dan tertulis agar tidak mengulangi pelanggaan serupa," tutur Heru.

Sementara jumlah kasus positif corona di Nganjuk mengalami peningkatan signifikan dalam sepekan terakhir. Di mana jumlah positif di Nganjuk telah mencapai 760 kasus. Dan untuk Jumat (27/11/2020), terjadi penambahan 10 kasus positif Corona. ****

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved