Breaking News:

Pilbup Surabaya 2020

Jelang Pilkada 9 Desember, 10 Ribu Pemilih di Surabaya Ternyata Belum Rekam e-KTP

Masa pencoblosan di Pilwali Surabaya 2020 semakin dekat. Namun, saat ini sekitar 10 ribu pemilih yang masuk DPT belum melakukan perekaman e-KTP

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Yusron Naufal Putra
Ilustrasi perekaman e-KTP di mal pelayanan publik Siola, Kota Surabaya. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Masa pencoblosan di Pilwali Surabaya 2020 tinggal menyisakan 13 hari lagi. Namun, saat ini sekitar 10 ribu pemilih yang masuk DPT (Daftar Pemilih Tetap) ternyata belum melakukan perekaman e-KTP.

Komisioner KPU Surabaya Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Naafilah Astri Swarist mengatakan pihaknya berharap betul agar warga yang belum melakukan perekaman lekas mengurus.

"Harapan kami pemilih segera melakukan perekaman," kata Naafilah saat dikonfirmasi, Jumat (27/11/2020).

Untuk percepatan, sejumlah langkah terus dilakukan. KPU berkoordinasi dengan Bawaslu dan Dispendukcapil terus mendorong agar warga dapat segera melakukan perekaman.

Sebab, menurutnya, surat undangan dari KPU kepada pemilih yang dimaksud juga sudah disebar.

Begitu pula Dispendukcapil yang terus menyediakan fasilitas agar perekaman e-KTP kepada warga dapat dikebut.

"Kami memang minta ke Dispendukcapil untuk melakukan percepatan perekaman," tambah Naafilah.

Sementara itu, Kepala Dispendukcapil Surabaya, Agus Imam Sonhaji membenarkan jika saat ini masih banyak warga yang belum melakukan perekaman.

Dia mengaku Pemkot Surabaya sejak akhir Oktober lalu sudah menyebar surat undangan agar warga dapat memanfaatkan perekaman itu. Namun, ternyata masih banyak yang belum mengurus.

Sejurus kemudian, beberapa waktu lalu Pemkot Surabaya kembali mengeluarkan surat agar warga segera mengurus e-KTP. Koordinasi dan sosialisasi terus digeber.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved