Breaking News:

Berita Malang Raya

Tujuh Lutung Jawa Dilepasliarkan di Tahura R Soerjo Kota Batu, Ada yang Bernama Luna Maya

Pelepasliaran dilakukan setelah Lutung Jawa menjalani proses karantina dan rehabilitasi dengan lama lebih kurang 1.5 tahun.

Penulis: Benni Indo | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/benni indo
Proses pelepasliaran tujuh Lutung Jawa oleh BBKSDA Jatim dengan The Aspinall Foundation Indonesia Program di kawasan Taman Hutan Raya Raden Soerjo, Kamis (26/11/2020). 

Sedangkan setelah tujuh kali pelepasliaran dan berkembangbiak serta berinteraksi dengan populasi liar, TAF IP mencatat sedikitnya ada 155 ekor Lutung Jawa di bentang hutan Coban Talun, Gunung Biru hingga Gunung Anjasmoro pada 2020.

"Artinya ada kecenderungan populasi bertambah di kawasan tersebut. Kawasan hutan di lereng timur Gunung Biru berada di wilayah kerja UPT Tahura Raden Soerjo," terang Mamat.

Tipe habitat di kawasan tersebut merupakan hutan hujan tropis pegunungan dengan jenis dan bentuk vegetasi yang beragam. Kawasan hutan alam yang membentang di sekitar Gunung Pusungrawung, Gunung Biru dan Gunung Anjasmoro merupakan kantung hutan alam yang merupakan salah satu habitat penting berbagai jenis satwa langka seperti Lutung Jawa, Kukang Jawa, Macan Tutul Jawa, Elang Jawa, Kijang, Musang Linsang dan lain-lain.

"Pendataan pada 2020 mencatat sedikitnya ada 53 jenis tumbuhan tingkat pohon dan 90% merupakan jenis tumbuhan pakan yang dikonsumsi Lutung Jawa, seperti Engelhardia spicata, Macropanax dispermus, Elaeocarpus glaber, Quercus sundaicus dan Litsea noronhae," urainya.

Potensi pakan Lutung Jawa, selain tumbuhan tingkat pohon, banyak juga dari jenis liana, epifit dan semak.

TAF IP juga menemukan sedikitnya ada 17 jenis mamalia berukuran sedang hingga besar di kawasan hutan ini.

"Lutung Jawa merupakan salah satu jenis monyet pemakan daun endemik yang hanya tersebar di Jawa dan sedikit populasi di pulau-pulau kecil sekitarnya. Lutung Jawa dianggap Rentan karena populasinya yang terus menurun sejak beberapa waktu lalu," ungkapnya.

Diperkirakan lebih dari 30% selama 36 tahun (3 generasi; panjang satu generasi 12 tahun).

Kelangsungan hidup Lutung Jawa sangat tergantung dengan keutuhan hutan tropis baik di pegunungan hingga dataran rendah dan daerah pesisir.

Ancaman utama yang berpotensi menyebabkan penurunan populasi Lutung Jawa di alam adalah hilangnya habitat akibat perubahan fungsi hutan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved