Breaking News:

Berita Madiun

Rasa Unik: Ada Brem Rasa Daun Kelor  di Madiun, begini Wujudnya 

Seorang produsen brem dari Desa Kaliabu, bernama Romadhon (40), mencoba menciptakan variasi rasa baru brem dengan campuran daun kelor.

surya.co.id/rahadian bagus
Romadhon menunjukkan brem daun kelor. 

Harga brem kelor ini, dijual lebih mahal dibandingkan brem rasa lainnya. Harga sebungkus brem kelor berisi satu keping brem kelor, Rp2.500. Sedangkan brem originial berisi satu bungkus berisi tiga keping, harganya Rp4.000.

“Untuk brem kelor ini, saya membuatnya sepekan sekali. Sekitar 500 keping sekali produksi,” paparnya. 

Brem kelornya, banyak dijual di Pomosda Nganjuk. Sedangkan di wilayah Madiun, brem kelor ini belum banyak diminati.

“Ya karena itu mitos tentang daun kelor ini kan ada sisi mistisnya. Sales yang biasanya menjualkan produk saya juga tidak berani mengambil brem kelor. Padahal di Nganjuk, brem kelor ini sangat laku,” katanya.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved