Breaking News:

Manuver Irjen Napoleon Bonaparte Catut Kabareskrim dan Wakil Ketua DPR, Pihak Tommy Sumardi Membalas

Perseteruan Irjen Napoleon Bonaparte dan Tommy Sumardi kian panas. Nama Kabareskrim dicatut hingga wakil ketua DPR RI.

tribunnews
Irjen Napoleon Bonaparte dan Tommy Sumardi yang konfliknya kian panas. Terbaru, Irjen Napoleon Bonaparte menyebut Tommy Sumardi dekat dengan Kabareskrim dan Wakil Ketua DPR RI. 

Ia pun berbicara dengan Azis melalui ponsel milik Tommy.

Napoleon bahkan sempat meminta petunjuk kepada Azis.

"Ini di hadapan saya ada datang Pak Haji Tommy Sumardi. Dengan maksud tujuan ingin mengecek status red notice. Mohon petunjuk dan arahan, Pak. Silakan saja, Pak Napoleon. Baik. Kemudian telepon ditutup, saya serahkan kembali. Menggunakan nomor HP terdakwa," tutur Napoleon sambil menirukan perbincangan tersebut.

Menurut keterangan Napoleon, Tommy bercerita banyak soal kedekatannya dengan Kabareskrim.

"Beliau banyak menceritakan saya tentang kedekatannya dengan Kabareskrim. Termasuk bagaimana menjadi koordinator enam dapur umum," kata Napoleon.

"Jadi saya lebih mafhum. Kalau ingin mengecek status red notice, saya tidak punya posisi yang kuat. Pengecekan hanya bisa dilakukan atas hak asasi subyek red notice," lanjut dia.

Bantahan kuasa hukum Tommy Sumardi 

Kuasa hukum Tommy Sumardi, Dion Pongkor, membantah kliennya membawa nama Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo serta Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin saat menemui Irjen Napoleon Bonaparte.

"Pak Tommy Sumardi bilang, itu tidak benar itu. Enggak ada omongan bawa-bawa Kabareskrim, Aziz Syamsuddin, karena enggak ada hubungan sama mereka," ungkap Dion dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (25/11/2020).

Dion justru menuding keterangan Napoleon sebagai sebuah fitnah.

Halaman
1234
Editor: Musahadah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved