Berita Pilkada Lamongan
Dobrak Keterbatasan Akses Internet, Lamongan Luncurkan Mobil Sekolah Keliling di Hari Guru
Pemkab Lamongan meluncurkan mobil sekolah keliling yang bisa membantu mengakses internet untuk membantu pembelajaran selama masa pandemi Covid-19.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Selama ini pemerintah sudah memberi bantuan internet untuk pembelajaran secara daring untuk siswa, namun kegiatan bersekolah belum terlaksana maksimal di daerah-daerah yang jauh dari internet.
Karena itulah Pemkab Lamongan meluncurkan mobil sekolah keliling yang bisa membantu mengakses internet untuk membantu pembelajaran selama masa pandemi Covid-19.
Operasional mobil sekolah keliling ini, seperti sekolah yang mendatangi siswa, bukan sebaliknya. Di mana mobil akan mendatangi lembaga pendidikan, kecamatan atau cabang-cabang PGRI, bekerjasama dengan Dispendik di kecamatan.
Peluncuran mobil sekolah itu dilakukan bertepatan Hari Guru dan HUT PGRI Kabupaten Lamongan yang ke-75 oleh Bupati Fadeli di gedung PGRI Lamongan, Rabu (25/11/2020).
Inovasi sekolah keliling itu memanfaatkan mobil pemberian Bupati Lamongan itu, dilengkapi perangkat video bersama para guru yang siap memberi pelajaran. "Inovasi tersebut diharapkan mampu membantu pemerataan pembelajaran siswa di Lamongan, " ungkal Fadeli.
Fadeli mengapresiasi inovasi PGRI Lamongan. Lantaran sekolah tatap muka dianggap sangat penting, terlebih di wilayah-wilayah terpencil yang kesulitan mendapatkan akses internet.
“Sekolah keliling menuju New Normal ini merupakan inovasi hebat. PGRI melakukan jemput bola ke sekolah-sekolah, terutama sekolah-sekolah yang sulit mengakses internetnya,” ungkapnya.
Sementara terkait pembelajaran tatap muka yang sudah diatur Kemendikbud RI, Pemkab Lamongan sedang mempersiapkan melalui lembaga pendidikan masing-masing.
“Pembelajaran tatap muka di Lamongan sudah dimulai, tetapi masih melalui uji coba. Kemarin sudah diberikan rambu-rambu oleh Kementerian Pendidikan, dan Insya Allah sekarnag Lamongan sudah siap,” kata Fadeli.
Menurut Ketua PGRI Lamongan, Rahardjo, mobil sekolah keliling ditujukan sebagai program yang sinergis dengan program Dinas Pendidikan yaitu "Jago Sinau". Menurutnya, tidak semua daerah secara maksimal mengakses internet, sehingga mobil sekolah keliling membantu proses pembelajaran di saat pandemi.
"Ada daerah-daerah yang jauh, di mana lembaga pendidikan dan siswa yang belum bisa mengakses internet. Dari situlah PGRI harus jemput bola datang ke lembaga, kecamatan atau cabang-cabang PGRI, bekerjasama dengan Dispendik di kecamatan,” ungkap Rahardjo.
Sebagai penggerak perubahan di tengah pandemi Covid-19, sekolah keliling merupakan ide yang dicetuskan oleh Smart Learning and Character Center (SLCC) Jatim, namun baru Kabupaten Lamongan yang sudah mewujudkan bentuk sekolah keliling tersebut. ****
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/mobil-sekolah-keliling-di-lamongan.jpg)