Breaking News:

Berita Surabaya

Perkumpulan Honorer K2 Jawa Timur Anggap Ujian PPPK 2021 Tak Adil, Ini Alasannya

Perkumpulan Honorer K2 Jawa Timur ujian seleksi bagi guru honorer termasuk kategori 2 langkah yang tidak adil

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: irwan sy
ist
ilustrasi 

Eko lantas merinci jika honorer menjadi PPPK.

Jika mengacu Kota Surabaya maka nantinya gaji yang didapatkan akan terjun bebas karena PPPK dihitung masa kerja dari nol tahun.

"PPPK di kota Surabaya kalau dihitung awal kerja itu nol  tahun, gajinya terjun bebas, kalau di daerah memang meningkat tajam. Mereka dihitung nol tahun masa kerjanya. Kami dirugikan, kalau di Surabaya masa kerja nol tahun itu 3A  menerima gaji RP 2,8 Juta," paparnya.

Guru honorer kata Eko masih berkeyakinan di Prolegnas 2020 revisi UU ASN akan dilakukan. 

Ia berharap Parlemen melanjutkan Prolegnas termasuk menyelesaikan revisi UU ASN. 

Dalam hal ini Eko juga menyoroti permasalahan krusial yang dihadapi para honorer yakni belum adanya izin daftar inventarisir masalah.

"Permaaalahan krusial Pemerintah belum mau mengeluarkan izin daftar inventaris masalah. Itu persoalan hingga saat ini, pada hal Pemerintah sudah mengeluarkan surat Perintah 3 menteri untuk segera menyelesaikan tenaga honorer tapi pemerintah justru membuat aturan sendiri. Ini benar- benar mendzolimi untuk tenaga honorer khususnya K2. Pemerintah harus adil," urainya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved