Breaking News:

Berita Surabaya

Perkumpulan Honorer K2 Jawa Timur Anggap Ujian PPPK 2021 Tak Adil, Ini Alasannya

Perkumpulan Honorer K2 Jawa Timur ujian seleksi bagi guru honorer termasuk kategori 2 langkah yang tidak adil

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: irwan sy
ist
ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemerintah membuka kesempatan bagi para guru honorer, termasuk guru tenaga honorer kategori 2 (eks-THK-2), untuk mendaftar dan mengikuti ujian seleksi menjadi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021. 

Hal ini disampaikan Wakil Presiden pada pengumuman seleksi PPPK, secara virtual, Senin (23/11/2020).

Seleksi ini terbuka bagi guru honorer yang terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik), serta lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang saat ini tidak mengajar.

Menanggapi hal ini, Koordinator Wilayah (Korwil) Perkumpulan Honorer K2 Jawa Timur, Eko Mardiono, menilai ujian seleksi bagi guru honorer termasuk kategori 2 langkah yang tidak adil.

Pasalnya, jika pemerintah ingin menyelesaikan permasalahan honorer semestinya pemerintah mengangkat semua tenaga honorer menjadi PPPK.

"Tidak adil, karena ada yang sudah test. Di 2013, para honorer ini sudah melakukan test. Yang satu dinyatakan lulus yang sisanya dinyatakan tidak lulus. Sedangkan yang dinyatakan lulus passing grade berapa kami tidak tahu. Hal ini selalu menjadi permasalahan. Apalagi ada yang honorer bekerja lebih 15 tahun, kalau ikut test dengan yang baru-baru pasti kalah," ungkap Eko, Selasa (24/11/2020).

Eko menyebut di beberapa wilayah, guru honorer ada yang bekerja sudah puluhan tahun. 

Pengalaman sebagai pendidik tentunya tidak bisa dikesampingkan. 

Para honorer akan terus berjuang agar bisa menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Ada yang sudah bekerja puluhan tahun lho itu. Kalau saya tetap berjuang karena PNS sesuatu yang dinantikan, tapi kalau teman-teman ingin menjadi PPPK silahkan," terangnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved