Breaking News:

Berita Surabaya

Para CEO di Jatim Siap Dukung Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi Dengan Gandeng UMKM

Yayasan Global CEO Indonesia chapter Jawa Timur (Jatim) menggelar gathering pertama secara terbatas, Sabtu (21/11/2020).

SURYA.co.id, Surabaya - Yayasan Global CEO Indonesia chapter Jawa Timur (Jatim) menggelar gathering pertama secara terbatas, Sabtu (21/11/2020). Yayasan Global CEO Indonesia merupakan kumpulan lebih dari 1.000 CEO atau pemilik perusahaan maupun direktur hingga menteri, dirjen dan dubes yang ingin bersatu memajukan Indonesia melalui berbagai program termasuk kegiatan sosial

Dalam acara tersebut, Ketua CEO Indonesia Chapter Jatim, Ferry A Sangeroki, menyebutkan  untuk program di Jatim salah satunya adalah melakukan pembinaan terhadap UMKM yang dinilai menjadi kunci pertumbuhan dan pemulihan ekonomi

"Selama Februari sampai sekarang ekonomi kita sudah turun banyak sampai ada PHK. Kami melihat sudah waktunya berbuat sesuatu untuk Indonesia melalui penguatan/pembinaan UMKM," kata Ferry yang juga merupakan owner dari Hotel Royal Tulip Jalan Bintoro Kota Surabaya.

Pembinaan UMKM ini mulai dari pembagian pengetahuan (sharing knowledge) agar UMKM tidak hanya menciptakan usaha lalu trial error dengan memberikan pengalaman jatuh bangun yang sudah dirasakan para CEO.

"Selain knowledge, kami harus buka sumber dana, karena mereka kadang mau menghadap perbankan tidak bisa, jadi kami coba jembatani karena banyak proyek kami yang sudah terbiasa bicara dengan perbankan," ungkap Ferry.

Selain itu juga edukasi para UMKM dalam membuat proposal dan feasible study, termasuk bagaimana caranya ekspor atau mengoptimalkan lahan menganggur.

Ferry menambahkan, salah satu langkah awal untuk memulai program UMKM ini adalah CEO Indonesia bekerja sama dengan Kadin Jatim untuk membantu pendidikan dan pelatihan baik secara online dan offline.

"Dan dalam gathering ini, kami lakukan tandatangan kerjasama dengan Kadin Institut yang ada di Kadin Jatim ini," lanjut Ferry.

Ketua Umum Yayasan Global CEO Indonesia, Trisya Suherman yang juga hadir dalam kesempatan itu mengatakan, pihaknya ingin mendukung pemerintah, dengan tidak berpolitik, tapi ingin mewujudkan mimpi bersama. "Kami percaya dengan kekuatan togetherness can change the world," kata Trisya. 

Menurutnya, banyak cara yang bisa digali. Trisya mencontohkan, seperti di Bali. Dimana warga lokal yang punya lahan, yang saat ini hanya sekedar disewakan jangka lama, bisa dimanfaatkan lebih dengan mengelolanya sendiri.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved