Berita Surabaya
ESI Jatim akan Lantik Pengurus di 38 Kabupaten/Kota
e-Sports Indonesia (ESI) Jatim memasang target pada awal tahun 2021 nanti akan membentuk sekaligus melantik pengurus baru di 38 Kabupaten/Kota
Penulis: Ndaru Wijayanto | Editor: irwan sy
SURYA.co.id | SURABAYA - e-Sports Indonesia (ESI) Jatim memasang target pada awal tahun 2021 nanti akan membentuk sekaligus melantik pengurus baru di 38 Kabupaten/Kota.
Ketua Harian ESI Jatim, Daniel Agung, mengatakan sebelum pelantikan tersebut dilakukan, pengurus provinsi (Pengprov) akan turun ke daerah-daerah guna berkomunikasi dengan pengurus yang telah dipilih.
"Kami akan terjun ke beberapa daerah menyiapkan pelantikan dan memastikan seluruh pengurus dari 38 Kabupaten/Kota untuk sama-sama berkomitmen dan satu frekuensi memajukan ESI Jatim," ujar Daniel, Minggu (22/11/2020).
Daniel juga mengatakan tujuan dari pelantikan pengurus di 38 Kabupaten/Kota ini adalah bentuk keseriusan ESI Jatim menjadi koordinator, regulator, fasilitator, arbitrator bagi komunitas, atlet serta tim profesional.
"Selain sebagai bentuk keseriusan kami (ESI Jatim) menciptakan atlet berprestasi, juga sebagai syarat wajib menjadi anggota di KONI Provinsi Jawa Timur," sambungnya.
Bukan itu saja, pembentukan ini membawa misi positif kepada generasi muda yakni memberikan mereka ide atau gagasan yang lebih maju dalam hal peningkatan kualitas Esports ke seluruh komunitas.
"ESI Jatim juga akan terus mengedukasi dan memberikan ide-ide maju, supaya mereka tak mendekati hal-hal negatif, seperti penggunaan narkoba dan lain sebagainya," jelas Daniel.
ESI sendiri merupakan organisasi olahraga yang telah diakui oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), sebagai cabang olahraga prestasi.
Hal ini menandakan bahwa ESI dapat diikutsertakan sebagai cabang olahraga resmi pada kompetisi tingkat nasional seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) dan memungkinkan didirikan Pelatnas e-Sport.
"Secara resmi pemerintah menyetujui PB Esports Indonesia sebagai satu-satunya lembaga yang menaungi e-Sports sebagai sebuah olahraga prestasi di Indonesia di bawah KONI," ujar Daniel.
Untuk itu, dia berharap ESI Jatim bisa menjadi wadah yang tepat bagi generasi muda di Jatim khususnya untuk dapat berprestasi baik di kancah nasional maupun Internasional.
Daniel menyakini, e-Sports di Jatim bakal berkembang pesat karena sebagian besar anak muda telah mahir bermain game.
Dengan kondisi ini, maka bibit-bibit atlet juga akan lebih mudah dicari.
"Intinya 30 persen dari jumlah penduduk itu pasti bermain game. Maka dari itu, kami yakin Jatim menjadi lumbung atlet e-Sports berprestasi," jelas Daniel.
Seperti diketahui, e-Sports merupakan permainan video game yang bersifat kompetitif.
Sebelumnya, e-Sports identik dengan game untuk PC dan konsol, namun kini telah merambah ke ranah game mobile.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pengurus-esi-jatim-e-sport.jpg)