Breaking News:

Apotek Online Lifepack

Di Masa Pandemi, Layanan Teknologi Kesehatan Makin Dicari

Di masa pandemi COVID-19, banyak bisnis yang menjadi imbas dalam kurun waktu hampir satu tahun ini

SURYA.co.id
CEO Lifepack dan Jovee Natali Ardianto 

SURYA.co.id, SURABAYA - Di masa pandemi COVID-19, banyak bisnis yang menjadi imbas dalam kurun waktu hampir satu tahun ini. Terutama industri yang mengharuskan untuk bertemu banyak orang seperti, travel, entertainment, kuliner, dan pakaian.

Namun, di sisi lain ada beberapa industri yang mengalami peningkatan. Di antaranya yakni, farmasi dan online entertainment.

"Secara data, saat ini orang-orang lebih banyak menonton televisi lantaran tidak ada hiburan lain. Serta banyak mengonsumsi multivitamin dan suplemen untuk memperkuat daya tahan tubuh mereka di situasi yang serba tidak memungkinkan seperti saat ini," ujar Natali Ardianto selaku CEO Lifepack dan Jovee.

Di situasi seperti ini, sebagai orang yang berada di industri kesehatan, Natali tidak bisa menyebutnya sebagai keberuntungan. Lantaran kondisi ini menyangkut kesehatan orang banyak. Namun ia mengaku cukup bersyukur, karena teknologi di bidang kesehatan kini mulai diperhatikan.

"Terutama Lifepack dan Jovee yang hadir untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus kesehatannya. Seperti, tidak perlu bertatap muka dengan dokter untuk berkonsultasi, tidak perlu pergi ke apotek untuk membeli obat, atau menentukan multivitamin apa yang cocok untuk dikonsumsi," tuturnya.

Natali menganggap, masa pandemi ini sebagai masa revolusi industri kesehatan digital. Maksudnya, di masa seperti ini orang tidak memiliki banyak pilihan selain membiasakan pola hidup baru, salah satunya dengan teknologi digital di bidang kesehatan.

"Kan nggak mungkin kalau orang sakit harus menunggu COVID-19 hilang baru pergi ke dokter untuk konsultasi?," kelakarnya.

Penulis: Akira Tandika
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved