Breaking News:

Berita Ponorogo

Seperti Ini Rencana Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah Kabupaten Ponorogo di Tengah Pandemi

Dari hasil rapid test acak kepada siswa dan guru yang telah menyelenggarakan pembelajaran tatap muka hasilnya menunjukkan non reaktif.

tribun jatim/sofyan arif
Plt Bupati Ponorogo Soedjarno 

SURYA.CO.ID, PONOROGO - Keputusan penyelengaraan pembelajaran tatap muka (PTM) di masa Pandemi Covid-19 diserahkan ke masing-masing kepala daerah.

Hal tersebut sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri yaitu Mendagri, Mendikbud, Menkes, dan Menag.

"Kalau dulu berdasarkan zona, yaitu yang diizinkan tatap muka adalah zona hijau dan kuning maka saat ini bukan lagi zona tetapi keputusan kepala daerah masing-masing," kata Plt Bupati Ponorogo, Soedjarno, Jumat (20/11/2020).

Dalam mengambil keputusan tersebut, kepala daerah harus memperhatikan kesiapan dinas pendidikan dan dinas kesehatan serta sekolah yang ditunjuk untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka.

"Yang tidak kalah penting adalah mendapatkan izin dari wali murid melalui komite sekolah. Kalau poin-poin tersebut terpenuhi, PTM boleh dilaksanakan asalkan tetap mematuhi protokol kesehatan," lanjutnya.

SKB 4 menteri tersebut mulai diimplementasikan pada awal semester genap tahun ajaran 2020-2021 atau pada bulan Januari 2021 untuk semua tingkatan, baik SD, SMP, maupun SMA.

"Kuota maksimal siswa yang masuk adalah 50 persen, ini untuk tetap menjaga jarak," tegasnya.

Lebih lanjut, Soedjarno menjelaskan, untuk sekolah di Ponorogo yang telah menyelenggarakan PTM, masih akan tetap menggunakan sistem zonasi hingga bulan Desember 2020.

"Untuk Ponorogo yang (pembelajaran tatap mukanya) sudah berjalan Alhamdulillah sudah memenuhi ketentuan tersebut," kata Soedjarno.

Dari hasil rapid test acak kepada siswa dan guru yang telah menyelenggarakan pembelajaran tatap muka hasilnya menunjukkan non reaktif.

"Namun demikian kami selalu mengadakan evaluasi untuk sekolah yang menjadi kewenangan kita yaitu SD dan SMP untuk memastikan lancarnya PTM ini," pungkasnya.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved