Breaking News:

Berita Surabaya

Pengobatan Kanker Paru-Paru Kini Tak Perlu ke Luar Negeri

Sejumlah 26.095 orang di Indonesia meninggal karena kanker paru-paru setiap tahunnya, dengan 30.023 kasus baru

Foto Istimewa
Dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi (Paru) RS Adi Husada Undaan Wetan, dr Prayudi Tetanto SpP 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Kanker paru-paru masih menjadi kanker paling mematikan di dunia di antara penyakit kanker lainnya.

Menurut data Globocan 2018, sejumlah 26.095 orang di Indonesia meninggal karena kanker paru-paru setiap tahunnya, dengan 30.023 kasus baru, tertinggi di Asia Tenggara.

Pengentasan kanker paru menjadi penting mengacu pada data Globocan 2018 dimana persentase angka kematian kanker paru di Indonesia mencapai 19,3 persen dibandingkan total kematian dari seluruh kanker lainnya.

Penyakit ini merupakan kanker penyebab kematian terbanyak bagi pria sebanyak 22,8 persen dan menjadi salah satu penyebab kematian utama bagi perempuan sebanyak 14,2 persen.

Meskipun demikian pengobatan kanker Paru-paru tak kalah dengan di luar negeri.

Dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi (Paru) RS Adi Husada Undaan Wetan, dr Prayudi Tetanto SpP menuturkan, saat ini berbagai alat dan metode pengobatan digunakan dalam pengobatan kanker paru-paru di Indonesia.

"Sarana diagnosis di Indonesia juga sudah komplit, CT Scan pemeriksaan patologi hingga pemeriksaan mutasi genetik untuk menentukan jenis pengobatan" urainya.

Seperti di RS Adi Husada Undaan Wetan ada spesialis Patologi Anatomi untuk melihat mutasi genetik pada sel kanker.

"Non-Small Cell Lung Cancer (NSCLC) merupakan jenis kanker paru-paru yang paling umum terjadi, yaitu terhitung sekitar 80 persen dari seluruh kasus kanker paru-paru," ujarnya, Sabtu (21/11/2020).

Karena kanker Paru-paru terbilang sulit dideteksi, kebanyakan pasien datang saat sudah mencapai stadium 3B dan 4 sehingga secara garis besar harus kemoterapi.

Halaman
123
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved