Breaking News:

Berita Tuban

Perbaikan Jembatan Glendeng Penghubung Tuban-Bojonegoro Terkendala Anggaran

Konstruksi jembatan yang mengalami longsor pada 3 November ini berada di Desa Simo, Kecamatan Soko, Tuban.

surya.co.id/m sudarsono
Jembatan glendeng penghubung Tuban-Bojonegoro yang mengalami longsor karena pengikisan air sungai Bengawan Solo. 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Perbaikan Jembatan Glendeng penghubung Tuban-Bojonegoro tidak bisa berjalan mulus.

Konstruksi jembatan yang mengalami longsor pada 3 November ini berada di Desa Simo, Kecamatan Soko, Tuban.

Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein mengatakan, Pemkab Tuban akan melakukan kajian dan penghitungan ulang untuk pembangunan jembatan tambahan Glendeng.

Langkah tersebut diambil setelah menerima supervisi dari Bina Marga Jawa Timur, untuk membangun tambahan jembatan sepanjang 15 meter.

"Pembangunan tambahan jembatan terkendala anggaran karena APBD Tuban tahun 2021 telah disahkan," ujarnya saat meninjau jembatan, Jumat (20/11/2020).

Dia menjelaskan, pembangunan jembatan juga tidak dapat dimasukkan pada P-APBD tahun 2021, karena termasuk proyek besar yang memerlukan dana tak sedikit, sehingga butuh waktu lebih dari tiga bulan pengerjaannya.

Untuk itu, sumber pendanaan Pemkab akan mengupayakan dengan cara lain, bisa dari hibah APBD Provinsi, Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN.

"Penanggulangan sementara berupa penguatan sabuk jembatan sisi utara, karena mengalami pengikisan akibat gerusan aliran Bengawan Solo. Ini diikutkan dalam anggaran pengerjaan proyek perbaikan jalan Soko-Simo sebesar Rp2,2 miliar melalui alokasi dana P-APBD 2020," pungkasnya.

Diketahui, jembatan hanya bisa dilintasi untuk kendaraan roda dua, sedangkan untuk roda empat atau lebih bisa lewat Ponco hingga Kaliketek Parengan untuk bisa sampai ke Bojonegoro, begitu juga sebaliknya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved