Rabu, 29 April 2026

Berita Pasuruan

Fraksi PDIP Minta Pemkab Pasuruan Tangani Recovery Ekonomi Dampak Pandemi Covid-19

Recovery ekonomi bisa termasuk permodalan, penggunaan teknologi tepat guna, pendampingan produksinya, pemasaran, dan lainnya

Tayang:
surya.co.id/galih lintartika
Sidang paripurna pembahasan RAPBD Kabupaten Pasuruan tahun 2021 dengan agenda Pandangan Umum (PU) fraksi-fraksi, Kamis (18/11/2020) sore. 

SURYA.CO.ID, PASURUAN - Fraksi PDIP Kabupaten Pasuruan meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan segera melakukan penanganan terkait recovery ekonomi dampak pandemi COVID-19.

Hal itu disampaikan dalam sidang paripurna pembahasan RAPBD Kabupaten Pasuruan tahun 2021 dengan agenda Pandangan Umum (PU) fraksi-fraksi, Kamis (18/11/2020) sore.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Pasuruan Andri Wahyudi mengaku belum melihat keseriusan Pemkab Pasuruan terkait recovery ekonomi pasca pandemi COVID-19.

Dikatakan dia, hal itu terlihat dari konstruksi anggaran APBD 2021.

"Kami mendorong Pemkab Pasuruan untuk lebih serius karena angka pengangguran terbuka masih tinggi," kata dia.

Di sisi lain, ia menyebut, belum ada penanganan kluster start up /usaha baru dan UMKM yang terdampak COVID-19.

"Recovery ekonomi bisa termasuk permodalan, penggunaan teknologi tepat guna, pendampingan produksinya, pemasaran, dan lainnya," sambung dia.

Andri, sapaan akrabnya, meminta Pemkab mulai memikirkan hal itu dan memasukkannya di dalam APBD tahun 2021.

"Kontruksi anggaran APBD untuk jaring pengaman sosial masih bisa dinaikkan agar masyarakat merasakan manfaatnya," jelas dia.

Ia menyebut, jaring pengaman sosial yang ada masih dicover dana pusat maupun provinsi seperti BLT DD, BLT Provinsi PKH, BPNT.

"Kalau menurut saya, Pemkab harus mengarahkan APBD untuk jaring pengaman sosial, sebagai program pro rakyat dan kepentingan umat," urai dia.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved