Kronologi Penumpang Batik Air Kehilangan Uang Rp 50 dari Rp 200 Juta yang Ditaruh di Bagasi

Berikut kronologi penumpang Batik Air kehilangan uang Rp 50 juta saat tasnya ditaruh di bagasi penerbangan dari Makassar tujuan Jambi.

Editor: Iksan Fauzi
tribunnews
Ilustrasi pesawat Batik Air. Baru-baru ini, penumpang Batik Air penerbangan Makassar ke Jambi kehilangan uang Rp 50 juta di bagasi. 

Setelah melapor, kata Hasanuddin, tasnya kemudian ditimbang pihak bandara, lalu beratnya berkurang.

Kemudian dia memeriksa uang dan menghitungnya, jumlahnya sudah berkurang Rp 50 juta.

Dia menuturkan nekat membawa uang sebesar itu naik pesawat karena merasa aman.

Sebelum akhirnya naik pesawat, Hasanuddin sempat mau mentransfer uang tersebut melalui BRI di wilayah Ujung Pandang, Jumat (13/11/2020), tetapi hal tersebut gagal dilakukan lantaran BRI sudah tutup.

"Saya mau transfer, tetapi sudah mau maghrib, banknya tutup.

Itu uang penjualan tanah di Makassar mau dibawa ke Jambi," kata Hasanuddin.

Dia mengaku, saat diperiksa oleh petugas bandara, dirinya tidak memberi tahu bahwa tas tersebut berisi uang, dan pihak bandara juga tidak menegur dirinya.

Pihak bandara periksa CCTV

Dikonfirmasi secara terpisah, Executive General Manager Bandara Sultan Thaha Saifuddin Jambi Indra Gunawan membenarkan adanya laporan kehilangan uang sebesar Rp 50 juta dari penumpang pesawat tujuan Jambi.

"Kami memang terima laporan dari penumpang dari Makassar-Jambi.

Dia mengaku kehilangan uang senilai Rp 50 juta," kata Indra melalui WhatsApp ke Kompas.com, Senin (16/11/2020) malam.

Indra mengatakan, apabila memang terjadi kehilangan penumpang, dia memastikan adanya aksi pencurian.

Setelah mendapat laporan, timnya langsung melakukan pengecekan melalui CCTV bandara.

Pihaknya tidak melihat hal yang mencurigakan dari rekaman CCTV bandara.

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved