Minggu, 26 April 2026

Berita Blitar

Apel Siaga Bencana, Masyarakat Kota Blitar Diminta Waspada Terjadinya Angin Kencang

Polres Blitar Kota bersama Pemkot Blitar meminta masyarakat waspada terhadap bencana angin kencang saat musim hujan.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/samsul hadi
Pejabat Forpimda Kota Blitar mengecek perlengkapan untuk menghadapi bencana alam saat apel kesiapsiagaan bencana di Alun-alun Kota Blitar, Selasa (17/11/2020). 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Bencana angin kencang dan tanah longsor tetap menjadi ancaman memasuki musim hujan di wilayah Kota Blitar.

Untuk itu, Polres Blitar Kota bersama Pemkot Blitar meminta masyarakat waspada terhadap bencana angin kencang saat musim hujan.

"Dari hasil evaluasi musim hujan tahun lalu, bencana angin kencang dan pohon tumbang tetap harus diantisipasi pada musim hujan tahun ini," kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela saat apel kesiapsiagaan menghadapi bencana alam di Alun-alun Kota Blitar, Selasa (17/11/2020).

Apel kesiapsiagaan menghadapi bencana diikuti sejumlah elemen mulai Kesbangpol dan PBD, PMI, Dinas Kesehatan, Satpol PP, sukarelawan, Polri, dan TNI.

Dalam apel itu, juga dilakukan pengecekan sejumlah peralatan untuk menghadapi bencana alam.

Sejumlah peralatan seperti mobil ambulans, mobil pemotong pohon, perahu karet, dan perlengkapan lain.

Selain itu, petugas juga menyiapkan mobil dapur umum dalam apel itu.

"Sejumlah peralatan ini untuk mendukung penanganan jika terjadi bencana alam di wilayah Kota Blitar. Kami sudah siap dengan pasukan dan peralatannya," ujar Leonard.

PJs Wali Kota Blitar, Jumadi mengatakan apel kesiapsiagaan bencana ini untuk memberikan rasa nyaman kepada masyarakat.

Masyarakat biar merasa tenang dan nyaman karena Pemkot, TNI, dan Polri sudah siap dalam menghadapi bencana alam di musim hujan.

"Masyarakat biar merasa nyaman, pemerintah bersama TNI dan Polri sudah siap jika terjadi bencana. Kami juga menyiapkan sejumlah peralatan untuk menghadapi bencana alam," katanya.

Dikatakannya, semua elemen masyarakat harus tetap waspada menghadapi musim hujan.

Biasanya, saat musim hujan banyak terjadi bencana alam mulai banjir, angin kencang, dan tanah longsor.

"Sekarang ada peristiwa alam anomali suhu laut di Samudera Pasifik yang berdampak pada tingginya curah hujan. Untuk itu, masyarakat harus tetap waspada," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved