Breaking News:

DPRD Jatim

Ini Para Pengganti 3 Anggota DPRD Jatim yang Mundur karena Ikuti Pilkada Serentak 2020

DPRD Jawa Timur resmi melakukan Pergantian Anggota Waktu (PAW) terhadap tiga anggotanya yang maaju Pilkada Serentak di beberapa daerah.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Parmin
surya.co.id/bobby constantine koloway
Prosesi pelantikan Anggota Dewan melalui Pergantian Antar Waktu (PAW) dalam rapat paripurna DPRD Jatim untuk Fraksi PDI Perjuangan, PKB, dan Golkar, Senin (16/11/2020).  

SURYA.co.id | SURABAYA - DPRD Jawa Timur resmi melakukan Pergantian Anggota Waktu (PAW) terhadap tiga anggotanya yang maaju Pilkada Serentak di beberapa daerah.

Ketiga anggota DPRD dari fraksi berbeda tersebut, Armuji (PDIP) digantikan Yordan M Batara-Goa, Khozanah Hidayati (PKB) digantikan Nur Azis, dan  Aditya Halindra Faridzky (Golkar) digantikan Fredy Poernomo.

Armuji, Anggota Fraksi PDI Perjuangan maju di Pilkada Kota Surabaya sebagai Calon Wakil Wali Kota mendampingi Eri Cahyadi dengan diusung PDI Perjuangan.

Armuji digantikan Yordan M Batara-Goa yang berada di perolehan suara keempat di partainya.

Kemudian, figur kedua adalah Khozanah Hidayati dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Anggota DPRD peraih suara terbanyak di dapilnya (Tuban-Bojonegoro) tersebut akan maju sebagai Calon Bupati Tuban.

Ia digantikan Nur Azis, peraih suara terbanyak ketiga dari PKB di dapil tersebut.

Nur Aziz sebelumnya merupakan Anggota DPRD Tuban periode 2014 - 2019.

Sedangkan ketiga Aditya Halindra Faridzky yang merupakan Anggota Fraksi Golkar.

Ketua DPD Golkar Tuban ini akan maju juga sebagai calon Bupati Tuban, bersaing dengan Khozanah.

Putra mantan Bupati Tuban dua periode, Heany Relawati ini akan digantikan Fredy Poernomo peraih  suara terbanyak kedua setelah Halindra di Golkar.

Yordan, Nur Aziz, dan Freddy pun resmi dilantik melalui Rapat Paripurna DPRD Jatim pada Senin (16/11/2020).

"Selamat bertugas sebagai anggota DPRD Provinsi Jatim untuk Bapak Yordan M Batara Goa, Bapak Nur Aziz dan Bapak Freddy Poernomo,” ucap Kusnadi, Ketua DPRD Provinsi Jatim, Senin (16/11/2020).

Turut hadir menyaksikan proses PAW tersebut, di antaranya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wagub Emil Elestianto Dardak, Sekdaprov Heru Tjahyono, Pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Jatim, para kepala OPD, dan undangan lainnya.

Untuk diketahui, dalam regulasi pencalonan pilkada, seorang Anggota DPR, ASN, maupun aparatur negara lainnya harus mundur dari posisinya. Proses pengunduran diri sudah dilakukan sejak September lalu, bertepatan saat pendaftaran di KPU.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved