Tata Cara Sholat Hajat: Niat, Doa dan Waktu Melaksanakannya
Berikut tata cara sholat hajat, mulai niat sholat hajat, doa sholat hajat dan waktu sholat hajat tulisan Arab, latin dan terjemahan Indonesia
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
Penulis: Pipit | Editor: Musahadah
SURYA.CO.ID - Berikut tata cara sholat hajat, diantaranya niat sholat hajat, doa sholat hajat, dan waktu sholat hajat.
Tersedia juga niat dan doa yang ditulis dalam tulisan Arab, latin dan terjemahan Indonesia sehingga mudah diamalkan.
Waktu Sholat Hajat, boleh dilaksanakan kapan saja pagi, siang atau malam. Namun dianjurkan pada sepertiga malam terakhir, yaitu pukul 01.00 sampai waktu Shubuh.
Tata Cara Sholat Hajat
Sholat Hajat terdiri dari dua rakaat, boleh dikerjakan kapan saja kecuali waktu yang dilarang. Dianjurkan dilaksanakan bersama Shalat Tahajud di waktu sepertiga malam.
1. Niat sholat
أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Bahasa latin : Ushollii sunnatat tahajjudi rak’ataini lillaahi ta’aalaa.
Artinya : Aku (niat). shalat sunat tahajud 2 rakaat, karena Allah Ta’ala
2. Melakukan takbiratul ihram (Allahu Akbar), diikuti dengan doa iftitah
3. Membaca surat al fatihah
4. Membaca surat dalam Al Quran (misalnya surat pendek, Al Ikhlas, An Nash, Al Falaq)
5. Rukuk dengan tuma’ninah sambil membaca doa i’tidal
6. I’tidal dengan tuma’ninah sambil membaca doa i’tidal
7. Sujud dengan tuma’ninah sambil membaca doa sujud
8. Mengulang gerakan seperti rakaat pertama
9. Pada tahiyat akhir, membaca doa tahiyat akhir
10. Melakukan gerakan salam.
11. Setelah salam, disunahkan membaca bacaan wirid, tasbih, tahmid, takbir, sholawat, istigfar, kemudian membaca doa shalat hajat.
Doa Sholat Hajat
Doa Sholat Hajat yang dicontohkan Ustadz Abdul Somad
"Doa (Sholat Hajat) dalam Bahasa Arab cuma empat,
1.
أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِِْ
A'udzubillahiminassyaithoonirrajiim
Artinya :
“Aku berlindung kepada Allah dari syaithan yang terkutuk”
2.
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
Bismillahirrahmaanirrahii.
“Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”
3.
_ الْحَمْدُ للّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Alhamdulillahirabbil 'Aalamiin
“Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam”
4. Shalawat
وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ
Wassalatu Wassalam
Setelah itu membaca doa hajatnya (boleh menggunakan bahasa Indonesia)," jelas Ustadz Abdul Somad dalam ceramahnya.
Kedua doa Shalat Hajat yang dicontohkan Majlis Dzikir Pondok Pesantren Nurul Faizah, Surabaya oleh Drs. Hj. Mihmidaty Afif, M.Pd.I sebagai berikut.
Saat Shalat Hajat setelah sujud tahiyat akhir, kemudian duduk berdoa dan memohon hajatnya kepada Allah:
Tulisan Latin
Bismillahirrahmaanirohiim allahumma inkaana salafat dzunuunii wa'adlomat 'afaanii wa kaburat khataayaa ya wa hallat bainii wa bainaka biqodlo-i hawaa-ijii fainnii asaluka binjalaali wajhika wa 'adliimi 'uluumika waatawajjahu ilaika binabiyyika muhammadin shallallahu 'alaihi wasallam nabiyyirrahmati antaghfira lii dzununii kullahaawatarhamnii rahmatan saabighatan watufarrija 'annii hammi wa ghammii farojan 'aajilanwa taqdliya lii haajaati yaa sayyidii yaa rasulallah yaa sayyidi ahmad yaa abal qaasim shallallahu 'alaika bi dawaami mulkihii jalaa wa 'alaa, inni atwajjahu bika ilaa rabbi fii haajatii lituqdla ..... (sebutkan semua hajatnya). Allahumma fasyaffi'hu lii (3 kali) innaka 'alaa kulli syain qadiir.
Artinya:
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih di dunia lagi Maha Penyayang di akhirat. Ya Allah jika dosa-dosaku telah berlalu, telah besar ampunan untukku, dan telah besar kesalahan-kesalahanku dan telah terbuka antara aku dan Engkau, dengan terpenuhinya hajat-hajat ku maka aku mohon kepadamu dengan kemuliaan DzatMU dan keagungan ilmuMu dan aku mengharap kepadaMu dengan Nabi Muhammad SAW, nabi yang penuh kasih sayang, agar engkau mengampuni dosa-dosaku semuanya dan sayangilah aku dengan kasih sayang yang sempurna dan bahagiakanlah aku dari kesedihan dan tekanan dengan kebahagiaan yang segera dan penuhilah kebutuhanku. Wahai junjunganku wahai Rasul Allah wahai orang yang terpuji wahai ayahnya Qosim (Nabi Muhammad) semoga rahmat Allah atasmu selama kerajaanNya yang maha Mulia lagi Maha Tinggi masih ada. Sesungguhnya aku mengharap kepada Tuhanku denganmu (nabi) agar terpenuhi kebutuhan-kebutuhan ku ............... (sebut hajatnya) Ya Allah jadikan ia nabi memberi syafaat pertolongan kepada ku (tiga kali) Sesungguhnya engkau maha kuasa atas segala sesuatu.
Waktu Membaca Doa Shalat Hajat
Ustadz Abdul Somad dalam ceramahnya di Youtube berjudul "Ustadz Abdul Somad Shalat Sunah Taubat, Hajat, dan Tahajud, dimanakah waktu terbaik berdoa?" Pada 12 Desember 2019, menjelaskan waktu tepat membaca doa.
"Berdasarkan hadist riwayat Muslim, orang yang paling dekat dengan Allah SWT waktu sujud, sujud terakhir Shalat Hajat, sujud terakhir Salat Tahajud, sujud terakhir Shalat Witir. Mintalah sebanyak-banyaknya di sujud itu,"
"Tapi tidak boleh pakai bahasa Indonesia, kalau diucapkan di salat, batal salatnya. Maka dalam hati saja," jelas Ustadz Abdul Somad.
"Berapa lama sujudnya? Waktu nabi sedang sujud terakhir (dalam Shalat) dicubit Aisyah, setelah shalat Nabi tanya ada apa. Kata Aisyah, 'kusangka engkau sudah sakaratul maut', maka berlama-lama lah sujud, itu waktu pertama. Yang kedua, setelah tasahud (tahiyat akhir dalam shalat)," tutup Ustadz Abdul Somad.
Disimpulkan jika membaca doa saat sujud terakhir salam Salat bisa dalam hati saja. Namun jika membaca doa setelah Salat Hajat, bisa menggunakan Bahada Indonesia.
Keutamaan Shalat Hajat
Ustadz Abdul Somad menjelaskan, hukum shalat hajat dalam Islam.
"Shalat Hajat itu kata Nabi, (maksudnya) adalah sebaik-baik doa adalah didahului shalat dua rakaat. Shalat dua rakaat dulu baru minta hajat, baca niat ushalli sunah hajat (niatkan hajatnya)," kata Ustadz Abdul Somad dikutip dari ceramahnya yang diunggah di YouTube.
"Setelah Shalat dua rakaat, baru mohon kepada Allah. Jadi setelah Shalat sunah dua rakaat, kemudian berdoa maka otomatis sama dengan Shalat Hajat," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/amalan-lailatul-qadar-pada-10-hari-terakhir-bulan-ramadan-1441-h-perbanyak-salat-malam-dan-doa-nabi.jpg)