Breaking News:

Berita Situbondo

Optimalkan Kunjungan ke Situbondo, Siapkan Rp 50 M untuk Proyek Kafe-Resto Kampung Kerapu

Revitalisasi kawasan wisata Kampung Kerapu akan dilanjutkan dengan pembangunan kafe-resto di pesisir Desa Klatakan, Kecamatan Kendit tersebut.

surya/izi hartono
Proses pembenahan awal kafe-restro di kawasan Wisata Kampung Kerapu di Desa Kkatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Jumat (13/11/2020). 

SURYA.CO.ID, SITUBONDO - Pengembangan pariwisata sebagai salah satu sektor andalan untuk memulihkan perekonomian, semakin dioptimalkan Pemkab Situbondo. Direncanakan, revitalisasi kawasan wisata Kampung Kerapu akan dilanjutkan dengan pembangunan kafe-resto di pesisir Desa Klatakan, Kecamatan Kendit tersebut.

Penambahan sarana-prasarana (sarpras) di Kampung Kerapu itu sejalan dengan misi Bupati Situbondo untuk menjadikan daerah itu sebagai tujuan wisata pilihan.

Dengan adanya kawasan kuliner di Kampung Kerapu, maka wisatawan dapat menikmati pemandangan sekaligus menikmati kuliner segar langsung dari laut.

"Dengan membangun kafe-resto, masyarakat bisa melayani pengunjung yang bersantai dan menikmati kuliner. Selama ini para penikmat kuliner laut di Kampung Kerapu harus parkir di bahu jalan dan itu mengganggu kenyamanan," ujar Sopan, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Pemkab Situbondo, Jumat (13/11/2020).

Rencana peningkatan sarpras dan infrastruktur wisata itu, lanjut Sopan, juga sejalan dengan proyek Lingkar Ijen dari pemda dan pusat, dengan anggaran sekitar Rp 50 miliar.

"Pembenahan Kampung Kerapu tidak akan berhenti di situ. Insya Allah berpegang pada Perpres 80 Tahun 2019, pembangunan resto-kafe di Kampung Kerapu masuk kegiatan Lingkar Ijen dengan anggaran Rp 50 miliar dari APBN," terang Sopan kepada SURYA.

Sembari mengawali dengan membuat desain kafe-resto, Dinas Perikanan juga masih merencanakan kegiatan lanjutan, dan baru pada 2021 akan ditetapkan. Dan secara bertahap, perencanaan dan desain kawasan kuliner laut itu akan dimatangkan.

"Diperkirakan, pembenahan dimulai pada 2021, dan anggaran Rp 50 miliar itu akan dialokasikan secara bertahap. Ke depan, kita akan mencari format kawasan wisata itu dibuat seperti apa," pungkasnya. ****

Penulis: Izi Hartono
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved