Breaking News:

Berita Jember

Minimalisir Tindak Kekerasan pada Anak Lewat Sekolah Ramah Anak di Kabupaten Jember

Kepala Bidang Perlindungan Anak DP3AKB drg Nur Cahyohadi mengakui adanya peningkatan kasus kekerasan anak yang ditangani lembaganya.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/sri wahyunik
Deklarasi Sekolah Ramah Anak di Kabupaten Jember, Jumat (13/11/2020). 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) menangani 133 kasus kekerasan terhadap anak selama bulan Januari hingga Oktober 2020.

Jumlah ini lebih banyak jika dibandingkan selama tahun 2019 yang mencapai 117 kasus.

Kepala Bidang Perlindungan Anak DP3AKB drg Nur Cahyohadi mengakui adanya peningkatan kasus kekerasan anak yang ditangani lembaganya.

"Salah satu faktornya karena masyarakat saat ini sudah tahu kemana harus melapor dan berani melapor ketika ada tindak kekerasan terhadap anak," ujar Cahyo, Jumat (13/11/2020).

Kasus kekerasan anak ditangani antara lain kekerasan seksual, kekerasan psikis, fisik, dan penelantaran.

Pihak DP3AKB menangani kasus itu berdasarkan pengaduan yang diterima, laporan yang masuk ke kepolisian, Pusat Pelayan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), juga dari pemberitaan di media.

"Kalau kami tidak tahu, tetapi ada di pemberitaan media, kami juga langsung bergerak menanganinya," tegas Cahyo.

Ketika ada kasus tindak kekerasan terhadap anak, pihaknya memang langsung menanganinya.

Meski begitu, pihaknya juga melakukan langkah-langkah preventif, seperti adanya Sekolah Ramah Anak (SRA).

Selama dua tahun ini, ada sekitar 836 sekolah di Kabupaten Jember yang berkomitmen menjadi SRA.

"SRA merupakan salah satu cara menekan dan meminimalkan terjadinya tindak kekerasan terhadap anak," tegasnya.

SRA itu berada di berbagai jenjang lembaga pendidikan, yakni TK, SD, dan SMP.

Dalam waktu dekat, DP3AKB juga bakal menggandeng Cabang Dinas Pendidikan Pemprov Jatim di Kabupaten Jember, supaya SRA bisa terbentuk di SMA dan lembaga sederajat.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved