Berita Gresik
Hampir Sebulan, Polisi Sebut soal Limbah B3 di Menganti Gresik masih Penyelidikan
Hampir sebulan kasus limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di area pergudangan Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti, Gresik masuk laporan polisi.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Parmin
SURYA.co.id | GRESIK - Hampir sebulan kasus limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang dibuang di area pergudangan Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti, Gresik masuk laporan polisi.
Namun, kasus pembuangan limbah B3 itu masih belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan.
Sejumlah saksi yang dipanggil mengaku tidak tahu menahu dengan adanya limbah itu.
Mulai dari perangkat RT hingga kepala Desa setempat sudah dipanggil polisi, dimintai keterangan tetapi mereka mengaku tidak tahu.
"Saat ini masih proses penyelidikan," ucap Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Bayu Febrianto Prayoga, Jumat (13/11/2020).
Tidak sampai disitu, polisi bahkan sudah melayangkan surat pemanggilan kepada pemilik lahan PT. Hazzel Karya Makmur.
Sudah lebih dari satu kali, polisi memanggil perusahaan yang beralamatkan di Surabaya itu.
"Sampai saat ini belum memenuhi panggilan," tambahnya.
Belum diketahui, seperti apa langkah yang akan dilakukan kepolisian untuk mengusut limbah bottom ash dan fly ash yang banyak ditemukan di dalam pergudangan itu.
Jenis limbah yang ada di dalam area pergudangan itu ada dua.
Limbah padat berupa pasir yang digunakan dalam produksi batu bara yang sudah dipastikan limbah B3 dan limbah cair.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik juga sudah mengambil sampel limbah cair. Lima liter limbah itu juga telah diuji di laboratorium.
Kabid pengendalian dan pencemaran limbah DLH Gresik, Baktiar Gunawan mengaku sudah menyerahkan hasil laboratorium limbah cair itu.
Pihaknya enggan menyebutkan apakah limbah cair itu merupakan limbah B3 atau tidak.
"Hasilnya sudah kami koordinasikan dengan polres. Kita tunggu dari penyelidikan polres," tutupnya.
Limbah B3 tidak hanya ditemukan diwilayah Menganti, tetapi juga di Desa Turirejo, Kecamatan Kedamean.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/muspika-menganti-saat-meninjau-limbah-b3-di-menganti-gresik.jpg)