Breaking News:

Berita Madiun

Kehilangan Pekerjaan, Warga Madiun Bertahan lewat Hobi Merakit Pesawat Aeromodeling

Dijelaskannya, bahan utama untuk membuat replika pesawat aeromodeling adalah polyfoam, yang dibeli di internet.

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Deddy Humana
surya/rahardian bagus p
Puguh Sutrisno, warga Jalan Bawono Mulyo Perumnas Rejomulyo, Kota Madiun menunjukkan beberapa miniatur pesawat untuk aeromodeling karyanya, Kamis (12/11/2020). 

SURYA.CO.ID, MADIUN - Dampak dari pandemi Covid-19 adalah melambatnya perekonomian sehingga banyak orang kehilangan pekerjaan. Salah satu di antaranya adalah Puguh Sutrisno, warga Jalan Bawono Mulyo, Perumnas Rejomulyo, Kota Madiun, yang mendapat banyak waktu menekuni hobinya agar tetap mendapat pemasukan yaitu merakit pesawat aeromodeling.

Puguh (42) mengaku kehilangan pekerjaan sebagai sopir sejak Februari 2020 silam, gara-gara dampak dari Covid-19 yang menggerogoti semua sektor perekonomian. Tetapi bapak satu anak ini tidak mau menganggap hilangnya pekerjaan sebagai kiamat, apalagi menambah angka pengangguran.

Di masa sulit, kadang semua ide kreatif seperti diperas keluar. Puguh pun mencoba menekuni kembali hobinya, yaitu merakit pesawat remote control (RC) jenis aeromodeling bertenaga baterai. Ia menuturkan, sebenarnya sudah memulai usahanya sekitar 2015, namun vakum pada 2017.

Puguh mengaku menyukai pesawat RC sejak kecil. Ia belajar membuat pesawat RC secara otodidak dengan mencari referensi di internet. "Saya suka aeromodeling, karena menantang," ungkapnya kepada SURYA, Kamis (12/11/2020).

Dijelaskannya, bahan utama untuk membuat replika pesawat aeromodeling adalah polyfoam, yang dibeli di internet. Begitu juga dengan kelistrikan termasuk mesin pesawat, ia membelinya di internet sehingga ia bisa merakit semua bahan di rumah, sekaligus mencegah kontak fisik yang beresiko tertular Covid-19.

"Semua bahan-bahan saya beli di internet. Dan saya sudah membuat ratusan pesawat aeromodeling RC. Di antaranya jenis Tet, Trainer, Blader, Cargo Plane," urainya.

Puguh membuat pesawat aeromodeling RC berdasarkan pesanan. Dan harga untuk setiap pesawat aeromodeling RC karyanya ditentukan berdasarkan kesulitan, ukuran, spesifikasi dan desain.

Kerja keras Puguh pun berbuah manis, saat ini sudah banyak pesawat aeromodeling RC rumahan karyanya yang 'beterbangan' ke banyak pembeli. Hasilnya, pundi-pundi rupiah pun bisa berjatuhan di pangkuannya.

"Saya menjual di kisaran harga Rp 2,5 hingga Rp 5 juta. Yang membedakan harganya, tergantung charger, remote, dan baterai," imbuhnya. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved