Breaking News:

Berita Malang Raya

Jelang Libur Panjang Natal dan Tahun Baru, Antisipasi Terorisme di Kota Batu

Menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru, pengamanan di Kota Batu akan diperketat.

surya.co.id/benni indo
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko dan Kapolres Batu, AKBP Harviadhi Agung Prathama saat memberikan keterangan terkait pengamanan liburan akhir tahun 2020, Kamis (12/11/2020). 

Pemkot Batu akan bertemu dengan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu untuk membicarakan persiapan libur panjang akhir tahun.
Sejak adanya relaksasi Juli lalu, geliat perekonomian di Kota Batu mulai membaik.

Masyarakat yang awalnya sangat ketakutan, kemudian tidak beraktivitas, apalagi secara ekonomi, sekarang mulai melakukan aktivitasnya.

“Apalagi ketika liburan panjang, pengunjungnya ramai. Masyarakat sudah beradaptasi, tapi tetap melakukan protokol kesehatan,” jelasnya.

Sejauh ini, tidak terdapat laporan adanya klaster baru dari tempat wisata.
Pemerintah Kota Batu telah menerapkan persyaratan yang ketat terhadap tempat wisata jika ingin membuka wahana.

Tim penyurvei juga turun untuk melihat langsung persiapan, termasuk juga melihat fasilitas protokol kesehatan.

“Pertama, ketika membuka tempat wisata, semua harus melalui tes cepat para pekerjanya. Bahkan yang terakhir diswab. Kedua, protokol kesehatan untuk karyawan itu wajib hukumnya. Kalau tidak, bahkan bisa dikeluarkan. Sehingga alhamdulillah, jadi akhirnya mudah-mudahan klaster di tempat wisata ini tidak terjadi,” harap Dewanti.

Dampak dari relaksasi pun mulai dirasakan warga, terutama pelaku usaha pariwisata.

Pariwisata dan pertanian adalah daya gerak perekonomian di Kota Batu.
Meskipun belum mendapatkan laporan resmi, namun Dewanti bisa melihat kondisi yang membaik saat ia berkunjung langsung ke lapangan.

Penulis: Benni Indo
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved