Pilwali Blitar 2020

Bawaslu Temukan Indikasi Data Pemilih Tidak Valid Masuk DPT Pilwali Blitar 2020

Ada pemilih di bawah umur dan orang yang telah meninggal dunia masuk data daftar pemilih tetap (DPT) Pilwali Blitar 2020

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Samsul Hadi
Komisioner Bawaslu Kota Blitar Divisi Pengawasan Humas dan Hubungan Antar Lembaga, Abdul Azis Al Kaharudin. 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Bawaslu Kota Blitar kembali memberikan saran perbaikan terkait data daftar pemilih tetap (DPT) Pilwali Blitar 2020 kepada KPU Kota Blitar.

Bawaslu menemukan indikasi beberapa data pemilih baru yang belum masuk di DPT dan data pemilih tidak valid masuk di DPT.

Komisioner Bawaslu Kota Blitar Divisi Pengawasan Humas dan Hubungan Antar Lembaga, Abdul Azis Al Kaharudin mengatakan, berdasarkan hasil analisa Bawaslu terhadap DPT yang telah diterima pada 16 Oktober 2020 ditemukan indikasi sebanyak 656 pemilih baru belum masuk DPT.

"Selain itu, kami juga menemukan indikasi beberapa data pemilih tidak valid masuk di DPT," kata Azis, Kamis (12/11/2020).

Dikatakannya, temuan indikasi beberapa data tidak valid masuk DPT, yaitu, data pemilih bawah umur satu orang, data pemilih ganda satu orang, pemilih pindah keluar satu orang, dan pemilih meninggal sebanyak dua orang.

"Temuan indikasi data tidak valid masuk DPT itu sudah kami serahkan ke KPU," ujarnya.

Dengan temuan itu, kata Azis, Bawaslu menyarankan agar KPU Kota Blitar melakukan pencermatan kembali terhadap daftar pemilih di DPT.

Dia juga meminta KPU melakukan verifikasi terhadap temuan data pemilih hasil evaluasi dari Bawaslu.

"Kami minta KPU segera menindaklanjuti saran perbaikan terkait data DPT dari hasil analisa Bawaslu," katanya.

Komisioner KPU Kota Blitar Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Ninik Sholikhah mengatakan, sudah menerima saran perbaikan data DPT dari Bawaslu. Menurutnya, KPU juga sudah menindaklanjuti dengan melakukan pencermatan dan verifikasi data DPT.

"Kami sudah beberapa kali mendapatkan saran perbaikan soal data DPT dari KPU. Kami langsung menindaklanjuti saran perbaikan dari Bawaslu. Sekarang, kami masih mencermati data temuan dari Bawaslu," katanya.

Seperti diketahui, KPU sudah menetapkan DPT Pilwali Blitar 2020 pada 16 Oktober 2020 lalu. Jumlah DPT Pilwali Blitar yang ditetapkan sebanyak 114.890 pemilih.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved