Breaking News:

Berita Ponorogo

Warga Tuntut Mundur Perangkat Desa di Ponorogo, Gara-garanya Ketahuan Bersetubuh dengan Janda

Perangkat Desa Purwosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, dituntut mundur oleh para warganya setelah ketahuan bersetubuh dengan seorang janda

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Cak Sur
Istimewa
Aksi warga Desa Purwosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, menuntut mundur perangkat desa setelah menghamili seorang janda. 

SURYA.CO.ID, PONOROGO - Perangkat Desa Purwosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, dituntut mundur oleh para warganya setelah ketahuan bersetubuh dengan seorang janda hingga hamil 5 bulan.

Kepala Desa Purwosari, Sukatman mengatakan, perangkat desa atas nama Miseni (50) itu memang sudah mengakui telah menghamili janda yang juga berdomisili di desa tersebut.

"Sebelum, warga ramai-ramai ke kantor desa menuntutnya mundur. Yang bersangkutan satu hari sebelumnya sudah lebih dulu melapor ke saya mengakui perbuatannya tersebut," ucap Sukatman, Rabu (11/11/2020).

"Mungkin khawatir daripada ketahuan, lebih baik melaporkan diri terlebih dahulu," lanjutnya.

Sukatman menjelaskan, si Janda berumur 37 tahun dan sudah bercerai lebih kurang 4 tahun yang lalu.

Sedangkan Miseni yang menjabat sebagai Kasi Pelayanan Desa Purwosari masih berkeluarga dan mempunyai seorang istri.

"Istrinya ini menuntut cerai. Demonya ke kantor itu juga atas laporan dari istrinya yang tidak terima," ucapnya.

Dari pengakuan Miseni, dirinya sudah menjalin asmara dengan janda tersebut sejak 1,5 tahun yang lalu dan Miseni bersedia tanggung jawab untuk menikahi janda tersebut.

"Jadi sudah selesai yang bersangkutan bertanggung jawab akan menikahi dan akan bercerai dengan istrinya," jelas Sukatman.

Selain itu, Miseni juga bersedia untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kasi Pelayanan Desa Purwosari.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved