Breaking News:

Pilbup Malang 2020

Jelang Debat Kedua Pilbup Malang 2020, Ada Rencana Penambahan Durasi dan Venue Baru

Saat debat pertama, KPU Kabupaten Malang hanya menyediakan waktu selama 60 detik bagi paslon untuk menyampaikan pertanyaan maupun jawaban.

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/erwin wicaksono
Debat pertama Pilbup Malang 2020 pada 30 Oktober 2020. 

SURYA.CO.ID, MALANG - Jelang debat publik kedua pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang, KPU Kabupaten Malang mempertimbangkan penambahan durasi.

Pertimbangan penambahan durasi berawal dari adanya protes tentang minimnya durasi sesi tanya jawab.

Saat debat pertama, KPU Kabupaten Malang hanya menyediakan waktu selama 60 detik bagi paslon untuk menyampaikan pertanyaan maupun jawaban.

"Ada skema perubahan sesi. Jadi satu segmen sesinya tidak terlalu banyak untuk bisa menambah durasi," terang Divisi SDM dan Sosialisasi KPU Kabupaten Malang, Marhaendra Pramudya Mahardika ketika Mahardika dikonfirmasi, Selasa (10/11/2020).

Sebagai solusi, KPU Kabupaten Malang akan meringkas beberapa sesi dalam setiap segmen.

"Contohnya ada segmen khusus yang isinya sesi tanya jawab antar Cabup atau antar Cawabup. Segmen itu yang akan kita hilangkan. Sehingga langsung antar paslon. Jadi durasinya, bisa dialihkan untuk durasi menjawab," terang Dika.

Menurut Dika, KPU Kabupaten Malang masih mencari lokasi alternatif selain DPRD Kabupaten Malang sebagai venue debat kedua.

Dika menerangkan jika pihaknya mencari lokasi yang dinilai lebih ideal dengan pengamanan yang lebih ketat.

"Kami akan mencari selain DPRD. Karena agar pengamanan bisa kita atur menjadi lebih ketat," ungkap Dika.

KPU Kabupaten Malang menegaskan kepada seluruh simpatisan agar mematuhi regulasi PKPU tentang kepatuhan protokol kesehatan.

"Saat ini masih survey lokasi, yang nantinya memungkinkan pengamanan bisa lebih ketat," tutup Dika.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved