Berita Bojonegoro
Empat Rumah Terbuat dari Kayu, Kebakaran di Bojonegoro Sulit Dipadamkan
Meski tidak ada korban jiwa namun nilai kerugian atas ludesnya empat rumah itu diperkirakan mencapai ratusan juta.
Penulis: M. Sudarsono | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, BOJONEGORO - Kebakaran rumah terjadi di Desa Pagerwesi, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (11/11/2020), pagi. Sebanyak empat rumah milik dari tiga orang warga setempat dilalap api, yang diduga berasal dari korsleting listrik.
Kabid Pengendalian Kebakaran Dinas Damkar Bojonegoro, Sukirno mengatakan, api yang cepat membesar itu membakar rumah milik Sumardi (55), Subandi (27) dan Minto (58).
Empat armada truk pemadam beserta 17 personel dilibatkan dalam menjinakkan api yang melahap empat rumah tersebut. Api sulit dipadamkan, karena material rumah sebagian besar terbuat dari kayu.
"Dugaan sementara karena korsleting listrik dari salah satu rumah, karenakan didalam rumah tidak ada aktifitas memasak. Penghuni rumah semua beraktifitas di luar rumah," ujar Sukirno kepada wartawan.
Sukirno menjelaskan, meski tidak ada korban jiwa namun nilai kerugian atas ludesnya empat rumah itu diperkirakan mencapai ratusan juta.
Kerugian yang dialami antara lain dua rumah milik Subandi mencapai Rp 207 juta, karena banyak barang berharga seperti emas, komputer, elektronik dan lain-lain ikut terbakar. Lalu dari hancurnya rumah Sumardi, kerugian ditaksir mencapai Rp 100 juta.
Sedangkan terakhir rumah Minto yang mengalami kerugian Rp 5 juta, karena hanya terbakar sedikit di bagian atapnya.
"Untuk kerugian yang ditimbulkan kurang lebih Rp 335 juta, kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat beraktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran," pungkasnya. ****
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/kebakaran-rumah-di-bojonegoro-22.jpg)