Breaking News:

Berita Pilkada Tuban

Cawabup Riyadi Sayangkan Paslon Lain Sering Sebut 'Pemimpin Jangan Didikte'

Menurutnya, kalau ada paslon lain yang merasa (tersinggung) itu haknya, karena masyarakat Tuban sudah cerdas memilih pemimpin.

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Deddy Humana
surya/mochamad sudarsono
Paslon nomor urut dua, Aditya Halindra Faridzki (kiri)-Riyadi (dua dari kanan) 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Calon Wakil Bupati Tuban (Cawabup) Riyadi, menyayangkan pernyataan paslon lain yang disebut kerap menyinggung banyak pihak. Riyadi menmbahas debat calon yang ditayangkan di sebuah stasiun televisi dengan mengundang ketiga paslon cabup-cawabup Tuban beberapa hari lalu.

"Ada paslon lain yang menyinggung bahwa pemimpin jangan didikte, harus berpengalaman. Saya menyayangkan pernyataan itu," kata pria yang berpasangan dengan cabup Aditya Halindra Faridzki di Pilkada Tuban, Rabu (11/11/2020).

Mantan kepala desa itu menjelaskan, semua pemimpin muda saat ini yang muncul adalah buah dikte dari orangtua. Misalnya Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Puan Maharani, juga buah hasil pendiktean atau pendidikan orangtuanya di bidang politik.

Termasuk para gus keturunan kiai itu juga buah dari hasil dikte orangtuanya. "Saya kira tidak bagus lah, sangat disayangkan ada paslon lain yang menyinggung dikte mendikte saat debat," pungkas cawabup dari paslon nomor urut dua tersebut.

Dari hasil penelusuran, hal yang disampaikan Riyadi merujuk pada yang disampaikan Armaya Mangkunegara, cawabup yang mendampingi Setiajit dari paslon nomor tiga.

Pada closing statmen Armaya menyatakan, masyarakat Tuban butuh dipimpin oleh orang yang tidak sedang belajar, tidak dipimpin oleh orang lain, butuh pimpinan yang siap teruji dan berpengalaman.

Saat ditanya maksud closing statmennya, Armaya malah menjawab tak ada maksud apapun. Menurutnya, kalau ada paslon lain yang merasa (tersinggung) itu haknya, karena masyarakat Tuban sudah cerdas untuk memilih pemimpin.

"Saya tidak ada maksud apapun, kalau ada yang tersinggung, ya itu haknya," singkat Armaya. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved