Breaking News:

Pilkada 2020

Bawaslu Tuban Libatkan Pemantau dan Mahasiswa Awasi Pelaksanaan Pilkada 2020

Pemantau pemilu dan kelompok mahasiswa dilibatkan guna mengawasi pelaksanaan pesta demokrasi.

surya.co.id/m sudarsono
Bawaslu Tuban saat mengajak mahasiswa dan pemantau ikut menjadi pengawas partisipatif, Selasa (10/11/2020). 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tuban, terus berupaya meningkatkan pengawasan pelaksanaan Pilkada yang akan dilaksanakan 9 Desember 2020.

Pemantau pemilu dan kelompok mahasiswa dilibatkan guna mengawasi pelaksanaan pesta demokrasi.

Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Tuban, Muhammad Arifin mengatakan, pengawasan partisipatif merupakan program dari Bawaslu dengan mengajak elemen organisasi atau masyarakat secara bersama mengawasi jalannya tahapan pemilihan.

Ada empat pemantau dan lima organisasi mahasiswa yang dilibatkan, untuk pemantau yaitu JPPR, KIPP, Forsis, LPKAN, sedangkan kelompok mahasiswa ada PMII, HMI, IMM, LMND, dan GMNI.

"Kita ajak pemantau dan mahasiswa untuk MoU melaksanakan sosialisasi pengawasan partisipatif, kita bekali para pemantau dalam melaksanakan tugasnya," ujar Arifin saat menggelar MoU, Selasa (10/11/2020).

Sementara itu, Ketua DPC GMNI Tuban, Chusnun Ni’am menyatakan, adanya MoU ini membuat para organisasi mahasiswa lebih percaya diri dalam melaksanakan pengawasan partisipatif.

Selain sosialisasi, mahasiswa dan pemantau juga dapat menambah wawasan serta pengetahuan dalam melaksanakan pengawasan partisipatif.

"Kegiatan ini membuat kami semakin yakin dalam mengawal pilkada Tuban 2020, karena kita juga diberikan bekal atau materi," pungkasnya.

Sekadar diketahui, dalam kegiatan pengawasan partisipatif ini hadir sebagai narasumber yaitu Ketua DPD GMNI Jatim, Nabrisi Rohid dan Sekretaris JPPR Jawa Timur, Rudi Wibowo.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved