Breaking News:

Berita Kota Batu

Nama Mantan Wali Kota Batu Dicatut untuk Pinjam Uang Puluhan Juta

Adi mendatanginya dengan membawa-bawa ER yang saat itu masih menjabat. Adi mencatut nama ER agar bisa meminjam uang kepada Choiriyah

surya/benni indo
Kuasa Hukum Eddy Rumpoko, Helly 

SURYA.CO.ID, BATU - Sudah tidak lagi menjabat Wali Kota Batu, nama Eddy Rumpoko alias ER, ternyata masih membawa persoalan. Seorang pengusaha asal Tajinan, Choiriyah mengaku menjadi korban penipuan yang dilakukan warga Kota Batu, Adi Satrio Widodo yang akrab dipanggil Adi Tamboen.

Dikatakan Choiriyah, pada 2016 lalu Adi mendatanginya dengan membawa-bawa nama ER yang saat itu masih menjabat. Adi mencatut nama ER agar bisa meminjam uang kepada Choiriyah.

Setelah empat tahun berlalu dan ER tidak lagi menjadi wali kota, Choiriyah belum mendapatkan kembali uang yang dipinjam oleh Adi. Dan Choiriyah mengaku terakhir berkomunikasi dengan Adi pada Agustus lalu.

Dalam komunikasi itu, Adi Tamboen menjanjikan akan membayar utang tiga bulan selanjutnya, yakni November ini. Namun Choiriyah tidak bisa lagi menghubungi Adi.

Ia mengaku nomornya sudah diblokir oleh Adi padahal sesuai janjinya, bulan ini utangnya harus dilunasi. "Saya pernah mentransfer Rp 75 juta kepada rekening Adi. Lalu ia minta lagi Rp 40 juta. Saya juga memberikan Rp 25 juta lagi ke orang ini," ujarnya.

Jika ditotal ada Rp 140 juta yang sudah dikeluarkan Choiriyah, namun ia mengaku lebih dari itu. Saat memberikan keterangan, ia sempat mengingat perisitiwa tersebut untuk memastikan jumlah uang yang ia pinjamkan. "Saya tidak bisa lagi menghubungi Adi. Seingat saya masih ada lagi," akunya, Senin (9/11/2020) malam.

Choiriyah sebetulnya baru mengenal Adi saat itu dari seorang temannya. Meski baru mengenal, Choiriyah begitu cepat memberi kepercayaan. Alasannya karena Adi selalu mengaku sebagai orang terdekat ER.

Adi pernah mengatakan butuh uang untuk melayani tamu-tamu ER. Ia menjanjikan akan mengembalikan uang dan memberikan jatah proyek pembangunan Pasar Wisata Sidomulyo.

Namun janji-janji itu tidak pernah terwujud hingga saat ini. "Padahal, kami sudah ke lokasi Pasar Wisata Sidomulyo untuk melihat dan mengukur tanah," ungkap Choiriyah.

Choiriyah pun memutuskan untuk melaporkan peristiwa yang menimpanya ke Polres Batu. Ia merasa menjadi korban penipuan oleh orang yang mengaku-ngaku dekat dengan ER. "Saya tidak mengenal ER, tetapi saya tahu ia saat itu wali kota," paparnya.

Halaman
123
Penulis: Benni Indo
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved