Breaking News:

Berita Tulungagung

Perampok Nasabah Bank di Tulungagung Jatuh Bangun Diberondong Timah Panas, Operasinya Antarkota

Lima dari tujuh kawanan penjahat sudah ditangkap.Tiga diproses di Polres Kediri, satu di Polres Trenggalek dan satu di Polres Tulungagung.

surya/kukuh kurniawan
Suasana ruang ATM Mandiri yang berada di pinggir Jalan Kawi, Kecamatan Klojen, Kota Malang saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas dari Inafis Polresta Malang Kota, Senin (31/8/2020). 

SURYA.CO.ID | TULUNGAGUNG - Kawanan perampok nasabah bank dengan modus kempes ban yang beroperasi di Tulungagung terpaksa didorong menggunakan kursi roda setelah diberondong timah panas oleh anggota Reskrim Polres Tulungagung.

Tersangka yang kini menjalani pemeriksaan adalah Tauviq Sanjaya (25) warga Kampung Jeruk, Kecamatan Benduriang, Kabupaten Rejah Lebong, Bengkulu.

Tauviq adalah satu dari tujuh kawanan perampok uang nasabah bank, dengan modus kempes ban.

Dua kakinya ditembak saat proses penangkapan di wilayah hukum Polres Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (7/11/2020).

"Saya bagian memasang paku di ban," terang Tauviq saat diinterogasi Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia, Senin (9/11/2020).

Di hadapan kapolres, Tauviq mengaku, ketika target sudah ditentukan, dirinya mengikuti dari belakang.

Begitu mobil berhenti di tragfic light, Tauviq berusaha mendekati ban dan memasang paku payung di bawah roda belakang kanan.

Paku yang dipakai terbuat dari jeruji payung yang diruncingkan, kemudian dipasang di ujung sandal.

"Saat mobilnya berhenti, ujung sandal itu dipasang di bawah roda agar dilindas. Pakunya nanti akan nancap di roda," tutur Tauviq.

Paku yang dirancang khusus ini mempercepat ban kempes. Meski ban yang dipakai tubeless tetap akan bocor dengan cepat.

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: Anas Miftakhudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved