Breaking News:

Berita Surabaya

Fraksi PKB DPRD Jatim Usulkan Pembahasan Perda Pesantren, Ini Alasannya

Penyampaian Usul Prakarsa Raperda tentang Pesantren telah disampaikan melalui Rapat Paripurna DPRD Jatim

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/bobby kolloway
Wakil Ketua DPRD Jatim sekaligus Penasehat Fraksi PKB DPRD Jatim, Anik Maslachah. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Fraksi PKB DPRD Jawa Timur mendorong pembahasan Perda Pesantren yang diharapkan dapat mewadahi kepentingan Pondok Pesantren di Jawa Timur.

Penyampaian Usul Prakarsa Raperda tentang Pesantren telah disampaikan melalui Rapat Paripurna DPRD Jatim, Sabtu (7/11/2020).

Penasehat Fraksi PKB DPRD Jatim, Anik Maslachah menjelaskan alasan legislatif mengusulkan ini dalam Raperda yang ditarget dibahas tahun ini.

Perempuan yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim ini menjelaskan, selama ini Pondok Pesantren di Jawa Timur telah banyak memberikan pendidikan, bukan hanya soal pengetahuan namun juga karakter.

"Pondok pesantren tumbuh dan berkembang luar biasa. Bahkan, Jawa Timur memiliki jumlah Pesantren terbesar di Indonesia," katanya.

Selain itu, kembali ke saat perjuangan kemerdekaan, para santri dengan komando ulama ikut berjibaku melawan penjajah.

"Hari Pahlawan yang diperingati tiap tanggal. 10 November, embrionya berasal dari resolusi jihad yang disampaikan tanggal 22 Oktober. Hal ini yang kemudian diperingati sebagai Hari Santri Nasional," terang politisi PKB ini.

Kemudian, sebagai bentuk pengakuan negara terhadap peran Pesantren, pemerintah bersama DPR lantas mengesahkan UU no 18 tahun 2019 tentang pesantren.

"UU ini juga atas usul prakarsa Fraksi PKB," katanya.

Menurut Anik, dari UU tersebut, ada pesan atributif yang harus ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah, khusunya ada di pasal 46 dan pasal 48.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved