Berita Pilkada Lamongan
Profesional Tak Netral, Tokoh Jadi Rebutan; Dicoret dari Panelis Debat Pilbup Lamongan
KPU tidak mau ambil resiko jika yang menjadi penelis adalah kalangan profesional atau tokoh.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lamongan akan menggelar debat Pilbup 2020. Kali ini, KPU tidak tidak menyertakan kalangan profesional dan tokoh sebagai anggota panelis, untuk memberi pertanyaan kepada ketiga pasangan calon (paslon).
KPU sudah menyiapkan lima orang panelis untuk menyusun materi debat Pilbup Lamongan 2020. Ketua KPU Lamongan, Mahrus Ali mengungkapkan, kelima panelis yang digandeng tersebut seluruhnya berlatar belakang akademisi.
"Kalau ketentuannya boleh dari kalangan profesional, akademisi maupun tokoh. Cuma, untuk sebuah pandangan atau bicara tentang afiliasi, netralitas dan implementasi, lebih ke akademisnya," kilah Mahrus, Minggu (8/11/2020).
Mahrus menjelaskan, KPU memiliki pertimbangan khusus sehingga tidak menyertakan kalangan profesional dan tokoh sebagai panelis dalam debat Pilbup Lamongan.
Misalnya kalau ada profesional yang juga seorang pengusaha, dikhawatirkan ada afiliasi dengan salah satu paslon. Meski tidak secara langsung. Menurut Mahrus, KPU tidak mau ambil resiko jika yang menjadi penelis adalah kalangan profesional atau tokoh.
"Begitu juga dengan tokoh, hari ini semua tahu banyak tokoh jadi perebutan para kontestan. Jadi KPU sepakat yang dilibatkan sebagai panelis adalah kalangan akademisi," ungkapnya.
Siapa akademisi yang menjadi panelis dalam debat nanti, Mahrus mengatakan masih dirahasiakan. "Panelisnya tidak diumumkan, masih terlalu jauh. Kita coba merahasiakan untuk keamanan bersama, " ungkapnya.
Sementara debat Pilbup Lamongan akan dilaksanakan dalam dua putaran. Putaran pertama digelar pada 14 November, sedangkan putaran kedua 27 November.
"Secara garis besar, untuk debat pertama adalah penyampaian gambaran umum visi, misi dan program. Nanti debat kedua adalah penajaman beberapa bidang. Artinya debat kedua itu akan lebih fokus," kata Mahrus.
Mahrus menambahkan, saat ini KPU Lamongan mulai melakukan persiapan untuk penyelenggaraan debat Pilbup Lamongan 2020.
"Selain telah menyiapkan panelis, KPU juga sedang mematangkan teknisnya. Kemarin kita juga sudah mengundang lembaga penyiaran, ada empat stasiun televisi yang akan menayangkan," katanya. ***
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/debat-paslon-pilkada-lamongan.jpg)