Breaking News:

Berita Malang Raya

Libur Natal dan Tahun Baru, Polisi Kota Malang Antisipasi Datangnya Arus Wisatawan dan Pemudik

Beberapa persiapan, utamanya mengantisipasi banyaknya wisatawan dan pemudik yang datang ke wilayah Kota Malang.

surya.co.id/hayu yudha prabowo
Foto Ilustrasi, ratusan kendaraan terjebak kemacetan lalu lintas keluar Kota Malang dari arah selatan ke utara di Jalan A Yani, Kota Malang, beberapa waktu lalu. 

SURYA.CO.ID, MALANG - Libur natal dan tahun baru (nataru) masih bulan Desember, namun Polresta Malang Kota saat ini telah melakukan beberapa persiapan.

Beberapa persiapan, utamanya mengantisipasi banyaknya wisatawan dan pemudik yang datang ke wilayah Kota Malang.

"Iya, yang pasti kami akan melakukan anev (analisa dan evaluasi) bulanan dan mingguan. Yang menjadi antisipasi adalah berkumpulnya wisatawan atau pemudik ke wilayah Kota Malang," ujar Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata, Sabtu (7/11/2020).

Antisipasi itu bukanlah tanpa sebab, mengingat saat ini masih dalam pandemi Covid-19.

Dikhawatirkan dengan banyaknya wisatawan atau pemudik datang ke Kota Malang, akan berpotensi terjadi lonjakan kasus positif Covid 19.

"Seperti kejadian libur panjang kemarin, hingga saat ini kami masih belum tahu. Akan kami lihat satu atau dua minggu ini, apakah ada kenaikan signifikan terhadap jumlah kasus positif Covid 19 di Kota Malang. Kalau sudah lewat satu bulan (tidak ada kenaikan signifikan terhadap jumlah kasus positif Covid 19) maka berarti aman," jelasnya.

Dirinya menerangkan, bercermin dari libur nataru tahun lalu, di wilayah Kota Malang terjadi kepadatan. Banyak wisatawan yang datang ke Kota Malang.

"Seingat kami pada tahun lalu padat. Waktu itu yang padat adalah wilayah Kota Malang dan Kota Batu. Banyak masyarakat yang berwisata ke Kota Batu, namun tinggal dan menginap di Kota Malang," terangnya.

Selain melakukan antisipasi Covid 19, Polresta Malang Kota juga melakukan pengamanan.

Terutama mengantisipasi aksi terorisme yang dikhawatirkan akan terjadi.

"Setiap bulan Desember, pasti ada beberapa ancaman terorisme. Oleh karena itu kami pun akan melakukan antisipasi terkait hal tersebut. Kami akan meningkatkan deteksi terhadap kelompok radikal atau kelompok teroris. Dan kami pun akan mempersempit (ruang geraknya) dengan lakukan razia senpi, sajam dan bahan peledak serta patroli," bebernya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga akan menyiapkan pos pengamanan dan pos pantau yang akan ditempatkan di beberapa titik di wilayah Kota Malang.

"Untuk pos pantau, akan kami tempatkan di titik keramaian masyarakat. Sedangkan untuk pos pengamanan, akan diletakkan di tempat yang akan dijadikan sebagai tempat ibadah natal dan jalur perbatasan kota. Terminal dan stasiun juga akan kami tempatkan pos pengamanan," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved