Breaking News:

Berita Tuban

Dua Kali Petani Tuban Hadang Truk Pupuk Bersubsidi, Polisi Tak Temukan Penyelewengan

Malah, polisi meminta para petani tidak melakukan aksi penghadangan lagi. Karena tindakan itu berpotensi anarkhis dan melanggar hukum.

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Deddy Humana
surya/mochamad sudarsono
Penghadangan pupuk terjadi di jalan raya Merakurak-Montong, turut Dusun Koro, Desa Pongpongan, Kecamatan Merakurak, Kamis (5/11/2020). 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Dua kali aksi penghadangan truk pengangkut pupuk bersubsidi di wilayah Tuban sepekan terakhir, mencuatkan kecurigaan bahwa distribusi tidak tepat sasaran atau diduga diselewengkan.

Tetapi Polres Tuban menegaskan sejauh ini belum ditemukan indikasi penyelewengan yang menyebabkan petani kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi itu.

Malah, polisi meminta para petani tidak melakukan aksi penghadangan lagi. Karena tindakan itu berpotensi anarkhis dan melanggar hukum.

"Sampai sejauh ini kita belum temukan dugaan penyelewengan jatah pupuk bersubsidi di wilayah Tuban," kata Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Yoan Septi Hendri, Jumat (6/11/2020).

Faktanya, makin banyak petani yang kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi. Bahkan ada kelompok tani yang mengaku belum mendapat alokasi pupuk bersubsidi sama sekali.

Dan puncaknya, masyarakat melakukan penghadangan distribusi pupuk, di antaranya di Desa Mulyoagung, Kecamatan Parengan pekan lalu. Juga aksi serupa di jalan raya Merakurak-Montong, wilayah Dusun Koro, Desa Pongpongan, Kecamatan Merakurak.

Dijelaskan Hendri, pihak kepolisian akan terus melakukan koordinasi dan pengawasan terkait pendistribusian pupuk bersubsidi. Hal itu bertujuan agar semua petani mendapatkan jatah pupuk, sebagaimana ketentuan.

"Kita akan mengawasi dan koordinasi dengan dinas terkait agar semua tempat (kios-kios) mendapat pupuk bersubsidi. Jangan ada penghadangan lagi, tidak boleh itu," pungkasnya.

Sekadar diketahui, untuk tahun 2020 jumlah alokasi pupuk bersubsidi pada realokasi ke II sebanyak 134,735 ton. Rinciannya, 51,566 ton pupuk Urea, 7.068 ton pupuk SP36, 36.777 ton pupuk NPK, 10.798 ton pupuk ZA dan 28.526 ton pupuk Organik.

Sedangkan, alokasi pupuk bersubsidi pada tahun 2019 lalu berjumlah 133.488 ton. Rinciannya 54.110 ton pupuk Urea, 9.834 ton pupuk SP36, 28.942 ton pupuk NPK, 8.011 ton pupuk ZA, 32.591 ton pupuk Organik. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved