Breaking News:

Berita Gresik

Penyebab Remaja di Gresik Dianiaya lalu Dilempar ke Bukit Jamur dengan Tangan dan Kaki Terikat

Dua pelaku pembunuhan remaja, Aril (14), yang mayatnya dibuang di bukit jamur, Bungah, mengakui seluruh perbuatannya.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Parmin
Foto Istimewa
Petugas mengevakuasi jasad remaja, Aril (14) dari kubangan bukit Jamur, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jumat (30/10/2020). 

SURYA.co.id | GRESIK - Dua pelaku pembunuhan remaja, Aril (14),  yang mayatnya dibuang di bukit jamur, Bungah, mengakui seluruh perbuatannya.

Barang milik korban dibawa lari ke persembunyian pelaku di Sidoarjo untuk bermain game dan facebook.

Dari keterangan kuasa hukum kedua pelaku, Sulton, kedua pelaku berinisial SA dan SI yang masih di bawah umur, sakit hati kepada korban.

Rasa sakit hati itu yang membuat mereka nekat melakukan aksi keji kepada korban.

"Kedua pelaku mengakui semua perbuatannya, mereka sakit hati dengan korban," ucap Sulton, Kamis (5/11/2020).

Sulton mengaku, kedua pelaku sakit hati kepada korban karena ada yang diolok orangtuanya, ada yang kekasihnya digoda.

Keduanya langsung mengajak korban jalan kaki ke Bukit Jamur.

Di tempat itu korban dianiaya, diikat kedua tangan dan kakinya lalu dibuang di kubangan air bekas galian C bukit Jamur.

Sebelum meninggalkan korban yang tidak berdaya di kubangan air, salah satu pelaku mengambil smartphone Oppo dari saku celana korban.

Mereka langsung berpencar ada yang sembunyi di Sidoarjo. Ada pula yang memilih tinggal di rumah.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved