Breaking News:

Berita Tulungagung

Penganiaya ODGJ Hingga Meninggal di Tulungagung Dihukum Enam Bulan Penjara

Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya memutus enam bulan penjara terhadap penganiaya ODGJ di Desa Demuk, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung

Istimewa
Sidang putusan perkara Agus Purnomo (38) alias Gaguk, di PN Tulungagung. 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya memutus enam bulan penjara terhadap Agus Purnomo (38) alias Gaguk, warga Desa Demuk, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, Rabu (4/11/2020) kemarin.

Putusan ini menguatkan putusan Pengadilan Negeri (PN), pada 17 September 2020 lalu.

Gaguk adalah terdakwa penganiayaan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang mengakibatkan korban meninggal dunia, pada 13 Mei 2020 lalu.

Penasehat hukum Gaguk, Hery Widodo mengatakan, sejak awal pihaknya kecewa karena berharap Gaguk diputus bebas.

Meski dari sisi putusan, Gaguk diuntungkan dari dari tuntutan dua tahun enam bulan, hanya diputus enam bulan penjara.

"Karena itu kami waktu itu banding, Jaksa juga menyatakan banding. Jadi dua-duanya banding," ujar Hery, Kamis (5/11/2020).

Namun kini dengan putusan dari PT, Hery mengambut positif. Dengan putusan ini, maka pertengahan November 2020 Gaguk akan bebas.

Hery juga berharap Kejaksaan menerima putusan ini dan tidak mengajukan kasasi.

"Sudah ada dua lembaga yang menilai dan putusannya sama. Kami harap Kejaksaan sama-sama bisa menerima karena itu putusan terbaik," sambung Hery.

Hery pun mengaku memahami jika Kejaksaan melakukan banding. Sebab putusan PN saat itu kurang dari setengah, banding adalah sebuah keharusan bagi JPU.

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved